- VinFast Viper buatan Vietnam dijual di Jakarta seharga Rp22.000.000 dengan kecepatan maksimum mencapai 90 km/jam.
- Indomobil E-Motor Sprinto rakitan lokal dibanderol Rp25.750.000 di Jadetabek dengan keunggulan fitur pengisian daya cepat.
- Kedua motor listrik bergaya sporty tersebut menawarkan performa tinggi serta fitur fungsional untuk mobilitas komuter perkotaan.
Suara.com - Pasar motor listrik Indonesia kian diramaikan oleh hadirnya skutik berdesain tajam ala Honda Vario.
Bagi para komuter perkotaan yang mencari alternatif bebas emisi, dua nama yang paling menyedot perhatian saat ini adalah Indomobil E-Motor Sprinto yang merepresentasikan perakitan lokal (local pride) dan VinFast Viper buatan pabrikan Vietnam.
Keduanya hadir membidik ceruk konsumen yang menginginkan kombinasi tampilan sporty, kelincahan di jalan raya, dan performa tinggi untuk mobilitas harian.
Adu Harga dan Skema Kepemilikan
Dari segi banderol resmi, kedua pabrikan memasang harga OTR yang cukup bersaing di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Indomobil Sprinto dibanderol dengan harga Rp25.750.000 OTR Jadetabek.
Harga tersebut sudah mencakup paket kepemilikan utuh unit kendaraan beserta baterai tunggal berkapasitas 2,45 kWh.
Di sisi lain, VinFast Viper ditawarkan dengan harga mulai dari Rp22.000.000 OTR Jakarta. Selain nominal pembelian awal yang relatif lebih murah, VinFast Viper juga memberikan fleksibilitas melalui pilihan varian satu baterai maupun dua baterai.
Konsumen dapat memilih skema pembelian utuh (battery include) atau opsi sewa baterai (battery subscription).
Skema sewa baterai ini menjadi daya tarik tersendiri karena mampu menekan biaya investasi awal kendaraan, sekaligus memberi kemudahan akses penukaran baterai secara praktis di jaringan Battery Swap Station (BSS).

Adu Tenaga dan Performa
Sektor dapur pacu menjadi panggung pembuktian performa bagi kedua motor listrik ini. VinFast Viper dibekali dinamo berdaya nominal 3.000 watt dengan lontaran daya puncak mencapai 5.200 watt.
Kecepatan maksimalnya mampu menyentuh angka 90 km/jam pada speedometer. Reviewer otomotif Randy Waluya Nugraha dari channel YouTube "Randy Waluya Nugraha" membagikan impresinya terhadap tampilan Viper:
"Kalau menurut gua di bagian depan ini dia udah kelihatan sporty banget desainnya, jadi ala-ala sebenarnya mirip kayak Vario," ulas Randy.
Sementara itu, Indomobil Sprinto membalas dengan karakter tarikan yang sangat responsif serta top speed mencapai 87 km/jam. Randy mengapresiasi performa Sprinto usai mengujinya di rute harian:
"Kelebihan pertama dari motor listrik Sprinto ini adalah yang gua rasakan tenaganya ini enak banget, tarikannya enteng, terus top speed-nya lumayan lah, ke gua coba bisa di 87," tutur Randy.
Sprinto juga memiliki keunikan berupa tiga pilihan mode regenerative braking yang dapat dimatikan sepenuhnya agar motor terasa meluncur bebas tanpa tahanan engine brake.
Adu Jarak Tempuh dan Pengisian Daya

Urusan daya jelajah, VinFast Viper mengandalkan dua unit baterai 76,8 V 19,6 Ah dengan klaim jarak tempuh hingga 145 km.
Namun pada penggunaan riil komuter sejauh 39 km dengan gaya berkendara agresif, sisa baterai menyusut ke angka 46%.
Pengecasan rumahan Viper tergolong ramah daya karena hanya membutuhkan 400 watt sehingga aman untuk listrik 900 VA, meski membutuhkan waktu sekitar 9 jam untuk terisi penuh.
Adapun Indomobil Sprinto mengusung baterai tunggal berkapasitas 2,4 kWh (76,8 V 32 Ah). Saat dipakai menempuh rute pulang-pergi kantor sejauh 40 km menggunakan mode paling kencang, sisa baterai berada di kisaran 30% hingga 34%.
Nilai tambah utama Sprinto ada pada fitur fast charging 3.000 watt yang mampu mengisi baterai dari 0 ke 100% hanya dalam kurun waktu 1 hingga 1,5 jam di SPKLU.
Adu Fitur
Masuk ke adu fitur, VinFast Viper mencuri panggung berkat kehadiran Hill Start Assist (HSA) yang mampu menahan posisi motor secara otomatis saat berhenti di tanjakan.
"Motor ini juga udah punya fitur HSA, jadi kalau misalnya ada tanjakan... dia enggak akan mundur, jadi buat macet-macetan yang agak lama di tanjakan ini enak banget," sebut Randy.
Viper juga dilengkapi tombol mundur (R) serta kenop keyless modern.
Indomobil Sprinto membalas dengan aspek fungsionalitas harian. Bagasi Sprinto tergolong sangat lapang hingga muat menyimpan laptop 13 inci, jas hujan, dan perlengkapan lain.
Selain itu, Sprinto dibekali dek kaki datar yang luas untuk membawa galon air, serta kunci keyless remote lengkap dengan fitur answer back system dan illuminated ignition lock.
Plus Minus Masing-Masing
Indomobil Sprinto unggul pada akselerasi yang instan, lingkar roda ring 14 yang stabil bermanuver, ruang bagasi dan dek yang sangat akomodatif, serta kemampuan fast charging.
Namun, kekurangannya meliputi gejala throttle hesitation atau keraguan gas saat merayap di kemacetan, jam digital yang sering ter-reset, letak tombol mundur yang berdekatan dengan tombol shift di stang kanan, serta proses fast charging yang mengharuskan pengguna membongkar tutup baterai terlebih dahulu.
Di sisi lain, VinFast Viper unggul berkat fitur keselamatan HSA di tanjakan, kecepatan puncak 90 km/jam, opsi tukar baterai di BSS, dan pengisian rumahan yang hemat daya.
Kendati demikian, kekurangannya terletak pada rem belakang tromol yang terasa kurang pakem untuk motor sekencang ini, ground clearance yang tergolong rendah, karakter suspensi belakang yang kaku untuk berkendara sendiri, serta kapasitas bagasi yang minim karena tersita oleh dua unit baterai.