Geely Auto Rilis Teknologi Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik Berbasis AI

Manuel Jeghesta Nainggolan

Kamis, 24 September 2026 | 18:50 WIB
Geely Auto Rilis Teknologi Pengisian Daya Baterai Mobil Listrik Berbasis AI
Ilustrasi logo Geely. (Foto: SUARA.COM/Michele Alessandra)
baca 10 detik
  • Geely Auto resmi meluncurkan teknologi pengisian daya berbasis AI dengan daya puncak mencapai 2.250 kW.
  • Pengujian CATARC menunjukkan Lynk & Co 10 mencapai daya puncak 1.093 kW dan suhu baterai terjaga dengan baik.
  • Geely menargetkan penyebaran lebih dari 100.000 unit pengisi daya di Tiongkok hingga akhir tahun 2027 mendatang.

Suara.com - Geely Auto secara resmi meluncurkan teknologi pengisian daya baterai mobil listrik berbasis AI bernama Geely Smart Charge yang didukung oleh model hemat energi Xingrui PowerMind. Pengumuman ini menandai rekor baru di industri otomotif melalui stasiun pengisian daya yang memiliki daya puncak satu nosel sebesar 2.250 kW.

Sistem ini mengintegrasikan model energi Xingrui PowerMind untuk menjalankan tiga fungsi inti, yaitu Extreme Charge, Smart Charge, dan Auto Charge. Melalui algoritma prediksi termal, sistem pengisian daya baterai mampu memprediksi perubahan suhu baterai 30 detik lebih awal serta menyesuaikan daya pengisian secara dinamis. Hal ini menjaga suhu rata-rata baterai tetap di bawah 55 derajat Celsius dan suhu puncak di bawah 65 derajat Celsius.

Berdasarkan data pengujian Pusat Penelitian dan Teknologi Otomotif China (CATARC), model Lynk & Co 10 yang menggunakan teknologi ini mencatatkan daya pengisian puncak hingga 1.093 kW. Dalam proses pengisian dari 10 persen hingga 97 persen, suhu baterai terjaga di bawah 55 derajat Celsius selama 57 persen dari total waktu pengisian.

Bersamaan dengan teknologi tersebut, Geely memperkenalkan generasi baru baterai ultra cepat Aegis Golden Brick. Varian Baterai 12C berukuran 395 mm yang terpasang pada Lynk & Co 10 dan Zeekr 001 mampu mengisi daya dari 10 persen ke 70 persen dalam waktu sekitar 4 menit 30 detik.

Sementara itu, pengisian dari 10 persen hingga 97 persen membutuhkan waktu 8 menit 40 detik. Adapun Baterai 6C berukuran 370 mm pada Geely Galaxy E5 terbaru menawarkan durasi pengisian 10 persen ke 70 persen dalam 8 menit 25 detik.

Hingga akhir 2027, Geely menargetkan penyebaran lebih dari 100.000 unit pengisi daya portabel di Tiongkok, dengan lebih dari 50.000 unit di antaranya merupakan Geely Smart Charge. Perusahaan juga memberikan insentif tunjangan pengisian daya sebesar 1.000 yuan per tahun selama dua tahun bagi pemilik pertama model baru yang dibeli sebelum 1 Januari 2028. Garansi baterai untuk model yang memenuhi syarat turut ditingkatkan dari 8 tahun atau 150.000 km menjadi 8 tahun atau 200.000 km.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Bos CATL Ungkap Risiko Kegagalan Baterai di Tengah Perang Harga Mobil Listrik China

Bos CATL Ungkap Risiko Kegagalan Baterai di Tengah Perang Harga Mobil Listrik China

Otomotif | Jum'at, 11 September 2026 | 14:30 WIB

Risiko Masalah Baterai Menghantui Lonjakan Model Mobil Listrik Baru di China

Risiko Masalah Baterai Menghantui Lonjakan Model Mobil Listrik Baru di China

Otomotif | Selasa, 08 September 2026 | 15:05 WIB

Terkini

Ombudsman Telusuri Indikasi Malaadministrasi di Balik 'Klaster Apartemen' Lapas Cibinong

Ombudsman Telusuri Indikasi Malaadministrasi di Balik 'Klaster Apartemen' Lapas Cibinong

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:48 WIB

Buntut Temuan Ombudsman, Ditjenpas Bentuk Tim Usut Pungli Rp150 Ribu di Lapas Cibinong

Buntut Temuan Ombudsman, Ditjenpas Bentuk Tim Usut Pungli Rp150 Ribu di Lapas Cibinong

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:42 WIB

5 Penyebab Air Dispenser Galon Bawah Berbau dan Solusinya

5 Penyebab Air Dispenser Galon Bawah Berbau dan Solusinya

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 18:41 WIB

Sukses di Jogja, ZAP Fest 2026 Siap Sambangi 2 Kota Lain dengan Konsep Beauty, Music, dan Lifestyle

Sukses di Jogja, ZAP Fest 2026 Siap Sambangi 2 Kota Lain dengan Konsep Beauty, Music, dan Lifestyle

Jogja | Kamis, 24 September 2026 | 18:40 WIB

Temuan Mobil Mewah di Lapas Cibinong, Ombudsman Gandeng Korlantas Polri Lacak Pemiliknya!

Temuan Mobil Mewah di Lapas Cibinong, Ombudsman Gandeng Korlantas Polri Lacak Pemiliknya!

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:39 WIB

Alasan Nilai Tukar Rupiah Nyaris Rp18.000 Pada Hari Ini

Alasan Nilai Tukar Rupiah Nyaris Rp18.000 Pada Hari Ini

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 18:35 WIB

Kemenangan Harga Mati! Ini Kata-kata John Herdman Jelang Timnas Indonesia vs Singapura Besok

Kemenangan Harga Mati! Ini Kata-kata John Herdman Jelang Timnas Indonesia vs Singapura Besok

Bola | Kamis, 24 September 2026 | 18:33 WIB

Dorong Parliamentary Threshold 6 Persen, Said Abdullah Sebut PDIP Konsisten Sejak Awal

Dorong Parliamentary Threshold 6 Persen, Said Abdullah Sebut PDIP Konsisten Sejak Awal

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:29 WIB

Mengapa Reward Harian dalam Game Bisa Membuat Pemain Lebih Hemat?

Mengapa Reward Harian dalam Game Bisa Membuat Pemain Lebih Hemat?

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 18:29 WIB

Korupsi Pengadaan Lahan Rorotan, Yoory Pinontoan Cs Didakwa Rugikan Negara Rp80 Miliar

Korupsi Pengadaan Lahan Rorotan, Yoory Pinontoan Cs Didakwa Rugikan Negara Rp80 Miliar

News | Kamis, 24 September 2026 | 18:26 WIB

×