Risiko Masalah Baterai Menghantui Lonjakan Model Mobil Listrik Baru di China

Manuel Jeghesta Nainggolan, Michele Alessandra Amabelle

Selasa, 08 September 2026 | 15:05 WIB
Risiko Masalah Baterai Menghantui Lonjakan Model Mobil Listrik Baru di China
Ilustrasi isi ulang baterai mobil listrik. (Shutterstock)
baca 10 detik
  • Kepala CATL Robin Zeng memperingatkan potensi masalah kualitas baterai di Yibin pada delapan September 2026.
  • Peluncuran enam ratus lebih model kendaraan baru di China memangkas waktu pengujian dan pengembangan komponen.
  • Persaingan harga ketat dan singkatnya waktu pengembangan memicu kegagalan baterai serta sengketa antarprodusen kendaraan.

Suara.com - Produsen baterai kendaraan listrik terbesar dunia asal China yaitu Contemporary Amperex Technology atau CATL memberikan peringatan serius kepada industri otomotif. Hal ini berkaitan dengan potensi masalah kualitas baterai yang muncul akibat sangat pesatnya peluncuran model kendaraan baru di pasar China.

Kepala CATL Robin Zeng menyampaikan kekhawatiran tersebut dalam ajang World Power Battery Conference 2026 di Yibin, Provinsi Sichuan. Melansir Carnewschina, terdapat lebih dari 600 model kendaraan baru yang meluncur di China sepanjang tahun 2026. Angka tersebut menunjukkan rata-rata ada sekitar tiga model baru yang diperkenalkan setiap harinya.

"Percepatan peluncuran kendaraan membuat waktu pengembangan serta pengujian baterai menjadi semakin singkat. Kondisi tersebut berpotensi membuat sejumlah masalah pada baterai tidak terdeteksi sebelum kendaraan diproduksi secara massal," katanya, Selasa (8/9/2026).

Zeng menyebut beberapa produk baterai bahkan telah mengalami kegagalan secara bersamaan. Namun, ia tidak merinci merek mobil maupun produsen baterai spesifik yang mengalami kendala tersebut. Kekhawatiran ini semakin menguat ketika industri kendaraan listrik China menghadapi persaingan harga yang sangat ketat. Produsen dituntut menghadirkan model baru dengan cepat sekaligus menekan biaya produksi termasuk komponen baterai.

Sejumlah kasus terkait kendala baterai sebelumnya memang telah terjadi. Pada Juli 2026, sekitar 213.000 kendaraan GAC Aion dilaporkan terdampak masalah baterai yang dipasok CALB. Saat itu muncul keluhan mengenai baterai yang menggembung serta kehilangan daya secara tiba-tiba.

Selain itu, terdapat sengketa antara anak perusahaan Geely yakni Viridi E-Mobility Technology dengan produsen baterai Sunwoda. Permasalahan tersebut berkaitan dengan dugaan cacat kualitas sel baterai yang dipasok pada periode 2021 hingga 2023.

Melihat perkembangan tersebut, Zeng menilai produsen perlu memastikan proses pengembangan dan pengujian baterai tetap memadai meski tuntutan pasar semakin tinggi. Pasalnya, semakin pendek waktu pengembangan kendaraan, maka semakin besar tantangan bagi produsen untuk menemukan potensi cacat baterai sebelum masuk ke jalur produksi massal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mobil Listrik BYD DIproduksi di Subang, Jangan Harap Harga Jadi Lebih Murah...

Mobil Listrik BYD DIproduksi di Subang, Jangan Harap Harga Jadi Lebih Murah...

Otomotif | Senin, 07 September 2026 | 09:45 WIB

Xiaomi SU7 Makin Buas, Sedan Listrik Pintar dengan Jangkauan hingga 902 Km

Xiaomi SU7 Makin Buas, Sedan Listrik Pintar dengan Jangkauan hingga 902 Km

Your Say | Senin, 07 September 2026 | 07:25 WIB

Menperin: Mulai 2030 TKDN Mobil Listrik Capai 80 Persen

Menperin: Mulai 2030 TKDN Mobil Listrik Capai 80 Persen

Otomotif | Kamis, 03 September 2026 | 13:07 WIB

Terkini

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bulog Tertibkan Penyaluran Beras SPHP, Bentuk Satgas Khusus & Perkuat Pengawasan Nasional

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:39 WIB

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Kecewa Berat, Kronologi Kasus Pemanis Beeru Stevia yang Berujung Penjualan Dihentikan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:34 WIB

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

100 Persen Negara Asia Dukung Gianni Infantino, Erick Thohir: Sudah Jelas

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:33 WIB

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

Mendagri Terbitkan SE untuk Perkuat Peran Pemda Awasi Program MBG

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:32 WIB

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Kemiskinan vs Menstruasi: Saat Kebutuhan Dasar Perempuan Tak Terjangkau

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:30 WIB

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Polda DIY Akui Terima BKO Pasukan Luar Daerah untuk Pengamanan Aksi di Malioboro

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:27 WIB

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

Tarif dan Rute Angkot T19 yang Bawa Mahasiswa ke Bundaran HI Bak Kuda Troya

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:25 WIB

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Pergeseran Bahasa Indonesia di Era Gen Z: Evolusi atau Ancaman Identitas?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:24 WIB

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

Penanganan Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Monitor Penanganan Infrastruktur dan Fasilitas UMKM

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:22 WIB

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

Wacana Revisi UU Tipikor, Diingatkan Jangan Berdiri Sendiri, Harus Dibarengi Reformasi Sistemik

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 10:21 WIB

×