Konflik SARA di Manado Tak Signifikan dan Independensi Jurnalis

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Manado menyampaikan sejauh ini konflik suku agama ras dan antar golongan (SARA) tidak terlalu signifikan jelang saat dan pasca pemilu.

barta1
Jumat, 14 Desember 2018 | 16:03 WIB
Konflik SARA di Manado Tak Signifikan dan Independensi Jurnalis
Sumber: barta1

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Manado menyampaikan sejauh ini konflik suku agama ras dan antar golongan (SARA) tidak terlalu signifikan jelang saat dan pasca pemilu.


“Hanya saja pasca terjadi peristiwa penghadangan terhadap penceramah di Bandara Sam Ratulangi Manado, ada peningkatan presentase terkait isu SARA di Manado,” ujar Koordinator Divisi Pengawasan, Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Manado, Taufik Bilfaqih saat Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Manado kerjasama dengan Gerakan Cinta Damai Sulut (GCDS), di Kantor DPD RI Perwakilan Sulut, Kamis (13/12/2018).


Diskusi yang dimoderatori Taufani (akademisi IAIN Manado), juga menghadirkan pemantik akademi UKIT Tomohon, Denni Pinontoan dan Ketua AJI Manado, Yinthzhe Lynvia Gunde bertema: Pemilu, Media dan Keragaman, dihadiri aktivis mahasiswa, jurnalis, tokoh agama dan masyarakat.

BERITA LAINNYA

TERKINI