Perdagangan Budak Perempuan Bali Pada Masa Kolonial Berkaitan

Laris manisnya perdagangan budak perempuan Bali yang dijadikan sebagai pembantu rumah tangga pada masa kolonial tidak dapat dilepaskan

beritabali
Kamis, 2 Mei 2019 | 13:15 WIB
Perdagangan Budak Perempuan Bali Pada Masa Kolonial Berkaitan
Sumber: beritabali

Beritabali.com, Denpasar. Laris manisnya perdagangan budak perempuan Bali yang dijadikan sebagai pembantu rumah tangga pada masa kolonial tidak dapat dilepaskan dari adanya fenomena “pergundikan” di nusantara. Dimana para gundik ini biasanya berasal dari para budak yang berasal dari lapisan masyarakat yang paling miskin, yaitu mereka yang tidak berada pada posisi negosiasi atau dapat mengajukan tuntutan apa pun.

Demikian terungkap dalam sebuah artikel berjudul “Perdagangan Budak Di Bali Pada Abad Ke XVII-XIX: Eksploitasi, Genealogi, Dan Pelarangannya” yang dipublikasikan dalam Jurnal Masyarakat & Budaya, volume 20 nomor 1 tahun 2018. Artikel tersebut ditulis oleh I Wayan Pardi Program Studi Pendidikan Sejarah, Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi.

 

BERITA LAINNYA

TERKINI