Seorang peretas mencuri crypto ETH senilai hampir US$1 juta dari dompet kripto melalui eksploitasi alamat vanity yang diciptakan memakai aplikasi Profanity.
Pada Minggu (25/09/2022), peretas tersebut mencuri 732 Ether (ETH) senilai US$950 ribu. Analisa data on-chain PeckShield mengungkap, peretas itu lalu mengirim ETH ke layanan mixing kripto Tornado Cash.
Layanan mixing yang dikenakan sanksi oleh pihak berwenang Amerika Serikat tersebut digunakan untuk menyamarkan jejak transaksi kripto melalui pencampuran dengan transaksi lain. Setelah mengalami mixing, ETH curian tersebut ditarik ke dompet peretas.