Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.565.000
Beli Rp2.437.000
IHSG 6.039,521
LQ45 598,887
Srikehati 293,773
JII 363,965
USD/IDR 18.094

Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto

Mohammad Fadil Djailani

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:18 WIB
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
Mantan bos Garuda Indonesia Ari Askhara kini resmi menduduki kursi Direktur Utama PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI) (ANTARA)
baca 10 detik
  • Ari Askhara resmi jadi Dirut emiten Tommy Soeharto, HUMI, per 14 Januari 2026.
  • Eks bos Garuda ini sempat tersandung skandal penyelundupan Harley dan Brompton.
  • Ari targetkan transformasi HUMI jadi pemain logistik energi terintegrasi nasional.

Suara.com - Nama I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra, atau yang lebih dikenal sebagai Ari Askhara, kembali mengguncang panggung korporasi nasional.

Mantan bos Garuda Indonesia yang sempat "terhempas" akibat skandal penyelundupan motor mewah itu kini resmi menduduki kursi Direktur Utama PT Humpuss Maritim Internasional Tbk. (HUMI), emiten pelayaran milik Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto.

Keputusan krusial ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (14/1/2026). Ari menggantikan Tirta Hidayat untuk memimpin HUMI dalam ambisinya bertransformasi menjadi pemain utama logistik maritim dan energi terintegrasi.

Penunjukan ini memicu perbincangan hangat di kalangan pelaku pasar mengingat rekam jejak kontroversial Ari saat memimpin maskapai pelat merah, Garuda Indonesia (GIAA). Publik tentu belum lupa pada akhir 2019, ketika Menteri BUMN Erick Thohir mencopot Ari secara tidak hormat.

Pemicunya bukan sekadar performa bisnis, melainkan skandal penyelundupan suku cadang Harley Davidson bekas dan dua unit sepeda Brompton di dalam pesawat baru Airbus A330-900neo milik Garuda.

Barang bukti moge dan sepeda mewah selundupan dibongkar. (Suara.com/Achmad Fauzi)
Barang bukti moge dan sepeda mewah selundupan dibongkar. (Suara.com/Achmad Fauzi)

Kasus ini tak hanya mencoreng citra maskapai nasional, tapi juga membawa Ari ke kursi pesakitan hingga divonis satu tahun penjara dengan masa percobaan oleh PN Tangerang pada 2021. Tak hanya itu, masa kepemimpinannya juga sempat diwarnai isu manipulasi laporan keuangan tahun 2018.

Meski sempat menjadi "persona non grata" di lingkungan BUMN, karier Ari tampaknya menemukan "pelabuhan" baru di grup bisnis keluarga Cendana. Sebelum didapuk menjadi Dirut HUMI, ia telah lebih dulu dipercaya menjabat sebagai Dirut PT GTS Internasional Tbk. (GTSI), anak usaha HUMI, sejak April 2025.

Dalam pernyataan resminya, Ari menegaskan visi ambisius untuk HUMI. "Ke depan, HUMI akan fokus pada pertumbuhan revenue yang sehat melalui sinergi grup dan diversifikasi usaha, bukan hanya sekadar pemilik kapal (ship owner)," ujarnya.

Ia juga menekankan efisiensi biaya operasional dan peningkatan kualitas SDM sebagai prioritas utama. Dengan latar belakang perbankan yang kuat—pernah di Bank Mandiri, Deutsche Bank, hingga Barclays—Ari diharapkan mampu menata struktur keuangan HUMI, meski bayang-bayang masa lalunya di Garuda dipastikan akan terus menjadi sorotan investor.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Pangkas Nikel Nasional, Harga Diprediksi Terus Menguat Awal 2026

Pemerintah Pangkas Nikel Nasional, Harga Diprediksi Terus Menguat Awal 2026

Bisnis | Kamis, 15 Januari 2026 | 08:47 WIB

Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen

Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 17:56 WIB

Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia

Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 14:09 WIB

Terkini

Pengabdian Menjadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci

Pengabdian Menjadi Nilai Ibadah, PNM Berangkatkan Ratusan Karyawan ke Tanah Suci

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:29 WIB

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Daftar Saham HSC: Update BEI, Emiten Prajogo Pangestu Ikut Masuk List

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:16 WIB

Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali

Purbaya: Prabowo Terus Pantau Kondisi Ekonomi RI, Diskusi Seminggu Sekali

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:52 WIB

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Utang Luar Negeri Indonesia Tembus Rp8.039 Triliun, Beban Pemerintah Terus Membengkak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:48 WIB

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Harga Cabai Anjlok hingga 13%, Beras dan Daging Ayam Justru Kompak Naik

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:42 WIB

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

KAI Mulai Gunakan Biodiesel B50 secara Bertahap pada Lokomotif

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:41 WIB

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Ketegangan AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Melonjak

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:18 WIB

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Rupiah Menguat ke Rp18.048 per Dolar AS, Inflasi Amerika yang Melandai Jadi Pendorong Utama

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 10:05 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Tahan Beli, Harga Emas Antam Melonjak Jadi Rp2.635.000 per Gram Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:59 WIB

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

IHSG Betah di Zona Hijau, PRDL Langsung ARA

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:15 WIB

×