Market Data
Emas
Indeks Saham
Kurs Rupiah
Jual Rp2.890.000
Beli Rp2.770.000
IHSG 7.623,586
LQ45 759,945
Srikehati 349,574
JII 532,247
USD/IDR 17.136

Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen

Mohammad Fadil Djailani | Suara.com

Rabu, 14 Januari 2026 | 17:56 WIB
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Dari kiri ke kanan: Jajaran Direksi PT Arkadia Digital Media Tbk, Komisaris Iwa Sukresno Karunia, Komisaris Utama Stephen Kurniawan, Direktur Utama Suwarjono saat Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Aryaduta Hotel, Jakarta, Jumat (20/6/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]
  • Saham DIGI melonjak tajam 184,21% dalam setahun terakhir hingga ke level Rp54.
  • Sempat sentuh Rp20 di Juni 2025, DIGI kini dekati rekor tertinggi 52 minggu di Rp57.
  • Kapitalisasi pasar DIGI capai Rp87,75 miliar di tengah tren positif sektor media.

Suara.com - Emiten media digital PT Arkadia Digital Media Tbk (IDX: DIGI) mencatatkan performa gemilang dalam satu tahun terakhir.

Data perdagangan hingga Rabu (14/1/2025) menunjukkan saham DIGI parkir di level Rp54 mencerminkan lonjakan fantastis sebesar 8 persen atau naik 4 poin. Jika ditarik 12 bulan kebelakang saham DIGI telah terbang 184,21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Tren "bullish" ini membawa DIGI bergerak mendekati level tertinggi 52 minggunya di angka Rp57. Padahal, pada Juni 2025 lalu, saham ini sempat menyentuh titik terendah di level Rp20 per lembar.

Pemulihan tajam ini menarik perhatian investor ritel mengingat kapitalisasi pasar DIGI kini berada di angka Rp87,75 miliar.

Meskipun Rasio P/E berada di angka cukup tinggi, yaitu 141,54, antusiasme pasar tetap terjaga. Pada perdagangan hari ini, saham dibuka di level Rp50 dan sempat menyentuh harga tertinggi Rp55 sebelum ditutup di angka Rp54.

Volatilitas yang positif ini menandakan adanya kepercayaan pasar terhadap prospek bisnis digital yang digarap oleh perusahaan di awal tahun 2026 ini.

Pada medio Oktober 2025 lalu, diketahui PT Harvest Capital International selaku pengendali DIGI telah melakukan transaksi pembelian sebanyak total 51.582.400 lembar saham (3,18 persen) diharga Rp35, Rp35, Rp33,4, Rp33,4 dan Rp33,2 per saham pada tanggal 27, 28, 29, 30, dan 31 Oktober 2025.

“Tujuan transaksi untuk investasi dengan Status Kepemilikan Saham secara langsung,” sebut Arsito Hidayatullah selaku Corporate Secretary DIGI dalam keterbukaan informasi BEI.

Pasca transaksi Pembelian, maka porsi kepemilikan PT Harvest Capital International di DIGI menjadi sebanyak 578.947.200 lembar saham (35,63 persen) dibandingkan sebelumnya yang tercatat sebanyak 527.364.800 lembar saham (32,45 persen).

Diketahui, sebelumnya, PT Harvest Capital International juga pernah melakukan transaksi Pembelian sebanyak total 27.280.800 lembar saham (1,68 persen) diharga Rp34 dan Rp35 per saham pada tanggal 20 - 24 Oktober 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos Danantara Pamer Hasil Transformasi Total BUMN, Valuasi TLKM Naik Jadi Rp 115 T

Bos Danantara Pamer Hasil Transformasi Total BUMN, Valuasi TLKM Naik Jadi Rp 115 T

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 17:01 WIB

Akhirnya IHSG Tembus Level 9.000, Apa Pemicunya?

Akhirnya IHSG Tembus Level 9.000, Apa Pemicunya?

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 16:52 WIB

Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia

Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2026 | 14:09 WIB

Terkini

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Fundamental Ekonomi Kuat di tengah Ketidakpastian, Indonesia Kian Dilirik Investor Global

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:38 WIB

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Harga Nikel Langsung Terkerek Aturan Baru ESDM, Tapi Tekan Industri Smelter

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:31 WIB

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Program 3 Juta Rumah Libatkan 185 Industri dan Serap Tenaga Kerja

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:30 WIB

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Program Gentengisasi Digeber, 40 Ribu Rumah di Jabar Dapat Bantuan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:27 WIB

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Anggaran Subsidi Energi Terus Bengkak, Insentif EV Perlu Diberlakukan Lagi?

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:21 WIB

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Alasan Harga Emas Justru Turun di Tengah Konflik

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 19:12 WIB

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Di saat Harga Avtur Melambung, Maskapai Vietnam Justru Agresif Tambah Frekuensi Penerbangan

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:45 WIB

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Pemerintah Umumkan Respons Pembelaan Investigasi Dagang AS Hari Ini

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:26 WIB

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Airlangga Ungkap Alasan Cicilan Kopdes Merah Putih Dibayar dari APBN

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 18:14 WIB