blokBojonegoro.com - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar meminta Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menjadi pelopor dan penggerak utama metode Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) bagi Kepala Desa, Perangkat Desa, pengurus Bumdes, dan Pendamping Desa di Indonesia.
Langkah ini diharapkan mampu mewujudkan perbaikan kualitas dan kapabilitas Perangkat Desa untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals Desa (SDGs) .
Menindaklanjuti hal tersebut, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bersama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mengadakan sosialisasi bimtek bersama 76 pendamping desa di partnership room lantai 4 gedung Pemkab Bojonegoro pada Minggu (20/02/2022).