blokBojonegoro.com - Bulan Suci Ramadan tinggal menghitung hari, ditandai dengan datangnya malam Nisfu Sya’ban. Identik dengan tradisi kupatan atau ruwahan. Tampak beberapa hari ini di pasar tradisional maupun sekitar Jalan Protokol, mulai menjamur penjual janur hingga ketupat jadi.
Bahkan, pada malam Nisfu Sya'ban ini, mayoritas warga masyarakat muslim jawa berbondong-bondong ke Masjid. Sembari membagikan kupatan lengkap beserta sayur dan lauk pauk.
Budayawan Bojonegoro, Suyanto mengatakan tradisi kupatan dan lepet merupakan tradisi yang berasal dari suku jawa, bangsa jawa serta peninggalan agama Jawa.