blokTuban.com - Dampak inflasi menjadi salah satu hal yang diwaspadai oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Bentuk kesigapannya, Rp185 milyar anggaran disiapkan untuk bantuan sosial, Kamis (15/9/2022).
Alokasi tersebut terskema dari Dana Transfer Umum (DTU) atau earmarking sebesar 2,21% yang setara dengan Rp. 66,6 Milyar dan dari program reguler sebanyak Rp. 118,4 Milyar.
"Saya memaparkan apa yang disampaikan ibu Gubernur bahwa kita melakukan pengalokasian sebesar 2% earmarking dari sisa anggaran yang belum tersalurkan dari Oktober smp November sampai Desember kemudian ditambah lagi mengoptimalkan program-program reguler kita," ujar Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak dikutip dari Kominfo Jatim.