Oleh: Syamsudin Kadir
(Penulis Buku Merawat Indonesia)
AHAD 17 September 2022, pukul 12.00 WIB saya dikagetkan dengan informasi meninggalnya Prof. Dr. H. Azyumardi Azra, M.Phil., M.A., CBE. (Prof. Azra). Suami dari Ipah Farihah dan ayah dari Raushanfikri Usada, Firman El-Amny Azra, Muhammad Subhan Azra dan Emily Sakina Azra ini lahir di Padang Pariaman, Sumatra Barat pada 4 Maret 1955 dan meninggal pada Ahad 18 September 2022 pukul 11.30 WIB atau 12.30 waktu Malaysia, di sebuah Rumah Sakit di Malaysia.
Putra dari pasangan Azikar dan Ramlah ini adalah salah tokoh yang kritis dengan berbagai kebijakan pemerintah selama ini. Bukan beliau membenci atau antipati pada pemerintah, tapi bentuk tanggungjawab moralnya sebagai cendekiawan untuk bersuara agar perjalanan pemerintahan tetap pada relnya. Beliau hadir dengan ide dan data, sehingga kehadiran sosok ini di berbagai momentum dinanti oleh banyak kalangan. Mungkin tak semua kritik dan gagasan beliau diterima semua kalangan, namun keberaniannya untuk mengambil posisi berbeda dengan kebanyakan orang di tengah situasi atau dinamika keumatan dan kebangsaan Indonesia adalah pilihan jenial.