GOSULUT.ID - Kegiatan unjuk rasa (Unras) memprotes pengesahan Omnibus Law, UU Cipta Karya mendapat perhatian langsung dari dua pucuk pimpinan TNI dan POLRI di Gorontalo.
Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Bagus Antonov Hardito, MA dan Kapolda Gorontalo Irjen Pol Dr. Akhmad Wiyagus., SIK.,M.Si.,M.M turun melakukan pemantauan unras di simpang lima, Telaga. Kamis (08/10/2020)
Aksi Unjuk Rasa, menolak Omnibus Law, Undang-undang Cipta Kerja di Provinsi Gorontalo ternyata tidak mendapat izin dari pihak kepolisian.