Madiunpos.com, JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali angkat bicara mengenai permintaan Abu Bakar Ba’asyir yang santer diberitakan meminta grasi dan pemindahan status menjadi tahanan rumah.
Jokowi menekankan bahwa dirinya belum menerima surat apapun dari perwakilan Ba’asyir, baik terkait permohonan grasi maupun pemindahan status menjadi tahanan rumah.