RIAU ONLINE, TELUK KUANTAN - Baru nyumbang sekitar Rp 12 juta sampai bulan Juni 2020 ini, alat berat excavator yang telah menjadi aset Dinas Perikanan Kuansing sudah rusak lagi. Kini alat berat tersebut diparkir di Workshop UPT Alkal Kuansing.
"Power untuk tenaganya rusak dan pen pada baketnya juga banyak yang longgar. Baru setelah lebaran kemarin diparkir di Alkal," ujar Kepala Seksi Pakan, Kesehatan Ikan dan Lingkungan Budidaya, Dinas Perikanan Kuansing, Aprizal, Senin, 22 Juni 2020.
Aprizal mengatakan, alat berat ini sebelumnya bagus dan sempat bekerja di dua tempat di Pangean dan Sukaraja. "Dari sewa sampai bulan Juni ini sudah masuk lebih kurang Rp 12 juta," kata Aprizal.