Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta

Yazir F

Sabtu, 11 April 2026 | 11:25 WIB
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Rhoma Irama [Tiara Rosana/Suara.com]
baca 10 detik
  • Angka Rp25 juta terjadi karena LMK ARDI menolak distribusi tahap awal demi menuntut transparansi data dan validasi yang lebih akurat.
  • LMKN menyoroti adanya keterlambatan pembaruan data anggota dan karya dari pihak ARDI yang menghambat proses verifikasi royalti.
  • LMKN berkomitmen menggunakan sistem digital (DIS) dan mengajak para musisi berdialog untuk memperbaiki tata kelola royalti musik dangdut.

Suara.com - Raja Dangdut Rhoma Irama melontarkan kritik tajam terhadap kinerja Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN).

Ia menyoroti angka royalti musik dangdut yang dianggap merosot drastis, dari yang semula bernilai miliaran rupiah menjadi hanya sekitar Rp25 juta.

Isu ini memicu reaksi publik, mengingat dangdut adalah genre musik paling populer di Indonesia yang menjangkau berbagai lapisan masyarakat.

Merepons polemik tersebut, LMKN akhirnya buka suara untuk meluruskan duduk perkara agar tidak terjadi simpang siur di kalangan musisi dan pencipta lagu.

Komisioner LMKN, M. Noor Korompot, dalam keterangan persnya, Sabtu, 11 April 2026, memberikan penjelasan terkait angka Rp25 juta yang sempat disinggung.

Menurutnya, persoalan utama bukanlah pada penurunan nilai ekonomi dari hak cipta lagu dangdut tersebut, melainkan adanya dinamika internal dalam proses pendistribusian.

Noor menjelaskan bahwa ada penolakan distribusi oleh Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) Anugerah Royalti Dangdut Indonesia (ARDI).

Penolakan ini tercatat secara administratif melalui surat resmi ARDI bernomor Spm/005/ARDI/XII/2025 yang dikirimkan pada 15 Desember 2025.

Dalam surat itu, ARDI menyatakan sikap untuk tidak menerima distribusi royalti tahap awal karena meminta transparansi data yang lebih mendalam.

baca juga

"ARDI meminta data yang telah divalidasi oleh pihak berwenang sebagai referensi pendistribusian royalti," kata Noor.

Alasan di balik penolakan tersebut berakar pada keinginan ARDI untuk memastikan bahwa setiap rupiah yang diterima oleh para pedangdut didasarkan pada perhitungan yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

ARDI mendesak agar LMKN menyampaikan data rinci serta skema perhitungan royalti sebelum dibagikan kepada para anggotanya.

Hal ini sebenarnya merupakan langkah pro-aktif untuk melindungi hak para seniman. ARDI juga menyepakati bahwa royalti tahap pertama untuk periode Januari-Juni 2025 yang sempat tertunda, akan diakumulasikan pada periode distribusi berikutnya. Syaratnya tetap sama, yaitu data harus valid dan skema harus transparan.

ARDI juga mengusulkan agar royalti juga ditarik dari sektor-sektor yang selama ini mungkin belum terjamah maksimal, seperti bar atau kafe dangdut, radio khusus dangdut di berbagai daerah, dan panggung hiburan rakyat hingga acara hajatan.

Langkah ini dinilai krusial karena perputaran lagu dangdut paling masif justru terjadi di panggung-panggung off-air dan hiburan rakyat di berbagai pelosok kota besar hingga desa.

Menjawab kritik soal akuntabilitas, LMKN menegaskan bahwa mereka telah menggunakan teknologi terkini untuk melakukan verifikasi.

Proses distribusi royalti selama ini didasarkan pada data karya yang diverifikasi melalui sistem Digital Information Song (DIS).

LMKN juga telah menetapkan formulasi pembagian royalti untuk periode 2025 melalui Surat Keputusan resmi.

Terkait penolakan ARDI, LMKN bersikap kooperatif dan menerima keputusan tersebut demi perbaikan tata kelola di masa depan.

Namun, Noor juga menyoroti masalah kedisiplinan administrasi. LMKN sebenarnya telah meminta ARDI untuk memperbarui data karya dan anggota paling lambat pada 1 Februari 2026, namun baru diserahkan pada 2 Maret 2026.

"Data ini penting untuk memastikan royalti yang belum teridentifikasi dapat diverifikasi dan disalurkan secara tepat," ujar Noor.

LMKN mengajak seluruh pemangku kepentingan, termasuk para musisi senior untuk mengedepankan dialog langsung sebelum mengeluarkan pernyataan publik yang bisa memicu kegaduhan.

"Kami ingin semua berjalan dalam koridor etika dan dialog yang jernih," kata Noor.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Link Tax Jadi Taruhan Masa Depan Pers, Royalti Jurnalistik Bisa Habis untuk Biaya LMK

Link Tax Jadi Taruhan Masa Depan Pers, Royalti Jurnalistik Bisa Habis untuk Biaya LMK

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Royalti Musik Era Kaset Bikin Makmur Musisi, Maia Estianty Blak-blakan Beda Jauh dari Digital

Royalti Musik Era Kaset Bikin Makmur Musisi, Maia Estianty Blak-blakan Beda Jauh dari Digital

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 20:38 WIB

Sumbang Royalti untuk Palestina, Novelis Sally Rooney Dicekal Inggris

Sumbang Royalti untuk Palestina, Novelis Sally Rooney Dicekal Inggris

Your Say | Senin, 19 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Di Depan 35 Negara, Indonesia Serukan Tata Kelola Royalti Hak Cipta Lintas Negara Lebih Transparan

Di Depan 35 Negara, Indonesia Serukan Tata Kelola Royalti Hak Cipta Lintas Negara Lebih Transparan

News | Rabu, 07 Oktober 2026 | 16:45 WIB

Dari Panggung PestaPora, Rhoma Irama: Kita Usir Koruptor dari Bumi Indonesia

Dari Panggung PestaPora, Rhoma Irama: Kita Usir Koruptor dari Bumi Indonesia

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 12:57 WIB

Handy Soulvibe Resmi Nakhodai WAMI, Janjikan Transparansi Total

Handy Soulvibe Resmi Nakhodai WAMI, Janjikan Transparansi Total

Entertainment | Selasa, 22 September 2026 | 13:28 WIB

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Ardhito Pramono Gugat Sony Music Terkait Royalti, Akui Rugi Rp5,7 Miliar

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 19:41 WIB

Menkum: Pakai Karya Jurnalistik untuk Tujuan Komersil Wajib Bayar Royalti ke Pemegang Hak Cipta!

Menkum: Pakai Karya Jurnalistik untuk Tujuan Komersil Wajib Bayar Royalti ke Pemegang Hak Cipta!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 16:20 WIB

Begadang Malam Ini di ANTV: Kisah Cinta, Fitnah, dan Alunan Nada Sang Raja Dangdut

Begadang Malam Ini di ANTV: Kisah Cinta, Fitnah, dan Alunan Nada Sang Raja Dangdut

Entertainment | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:04 WIB

Sebuah Pengorbanan: Dilema Hati Rhoma Irama antara Ani atau Rika, Malam Ini di ANTV

Sebuah Pengorbanan: Dilema Hati Rhoma Irama antara Ani atau Rika, Malam Ini di ANTV

Entertainment | Jum'at, 29 Mei 2026 | 18:13 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×