RIAU ONLINE, PELALAWAN -Masyarakat Kabupaten Pelalawan bagian pesisir merasa resah dengan banyaknya mobil bertonase tinggi yang melintas di Jalan Lintas Bono (Jalinbon) sehingga banyak menyebabkan bagian badan jalan rusak parah.
Adapun mobil bertonese yang di resahkan masyarakat ini, didominasi mobil-mobil muatan sumbu terberat (MST) melebih dari 8 ton, yang berasal dari beberapa perusahaan atau koorporasi industri yang berada di Pelalawan bagian pesisir di sepanjang Jalinbon tersebut.
"Kebanyakan mobil industri sawit kayaknya ni pak, soalnya tengkinya besar-besar. Banyak jalan hancur dibuatnya. Sejauh ini belum ada solusi dari pemerintah maupun pihak terkait," kesal Indri, warga setempat, Jumat 28 Agustus 2020.