TIMESINDONESIA – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas mengatakan adanya cabai rawit yang dicat merugikan para petani di Kabupaten Banyuwangi.
"Banyuwangi adalah sentra cabai nasional. Terkait viral ada cabai dicat, kami yakin itu hanya oknum yang ingin mengambil keuntungan. Jika itu benar, kita semua menyesalkan. Kita percayakan proses penyelidikannya ke pihak kepolisian," kata Ipuk.
Ipuk menegaskan bahwa produk hortikultura cabai Banyuwangi mempunyai kualitas yang tinggi. Menurutnya, selain merugikan konsumen, tindakan itu akan merugikan para petani dan pelaku usaha cabai. Mengingat Banyuwangi sebagai salah satu sentra cabai di Indonesia.