Jasa perahu penyeberangan atau tambangan jadi salah satu moda transportasi favorit baru bagi warga Kota Kediri.
Sejak Jembatan Bandar Ngalim ditutup total untuk rekonstruksi, jasa perahu penyeberangan di Kelurahan Manisrenggo mengalami peningkatan jumlah pengguna.
Meski moda transportasi ini makin diminati dan juga lebih hemat waktu dan biaya, namun faktor keselamatan jadi perhatian. Pemantauan dan pengawasan pun dilakukan tim gabungan Dinas Perhubungan kota Kediri, Satpol PP, Kepolisian serta BPBD kota Kediri. Kepala Dinas Perhubungan kota Kediri Didik Catur menuturkan jajaran terkait juga akan mengkaji ulang regulasi serta aturan terkait jasa perahu penyeberangan ini.
"Dengan ditutupnya jembatan Bandar Ngalim ini berdampak kepada diminatinya tambangan. Kami akan melakukan evaluasi ini kewenangannya siapa lalu regulasinya bagaimana, lalu perahunya itu. memenuhi syarat atau tidak. Kami sudah melihat sendiri bahwa satu kali penyeberangan kurang lebih 15 sepeda motor dengan rata-rata 20 orang," ujar Didik Catur, Selasa, (27/09/2022).