TIMESINDONESIA – Kaukus Perlindungan Perempuan dan Anak atau KPPA Kota Banjar mencatat dalam perjalanan sepanjang tahun 2022 terdapat 17 kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kota Banjar.
Ini disampaikan Ketua Presedium KPPA Kota Banjar, Ritahul Hasanah, setelah membedah penanganan kasus PPA dalam gelaran program Talk Show di Stadium Cafe. "Itu data (setahun 17 kasus) berdasarkan dari Polres Banjar yang kami terima selama 2022 ini," ungkapnya usai kegiatan, Kamis (29/12/2022).
KPPA mengangkat tema Potret Buram Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak di Kota Banjar dalam catatan akhir tahun 2022.