IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya

Mohammad Fadil Djailani

Rabu, 28 Januari 2026 | 10:51 WIB
IHSG Anjlok 6% Lebih, Rekor Terburuk di Era Menkeu Purbaya
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas hingga melampaui angka 6% berada di level 8.395 atau turun 582 basis poin hingga pukul 10:41 Wib. Foto Alvian-Suara.com
baca 10 detik
  • IHSG terjun bebas hingga melampaui angka 6% berada di level 8.395 atau turun 582 basis poin hingga pukul 10:41 Wib.
  • Aksi jual masif (panic selling) menyapu bersih penguatan yang sempat diraih indeks pada awal tahun.
  • Tekanan jual terjadi setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan pembekuan sementara penilaian free float bagi saham-saham di Indonesia.

Suara.com - Pasar modal Indonesia diguncang hebat pada perdagangan Rabu (28/1/2026). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terjun bebas hingga melampaui angka 6% berada di level 8.395 atau turun 582 basis poin hingga pukul 10:41 Wib.

Kondisi ini nandai koreksi harian terdalam sejak Purbaya Yudhi Sadewa menjabat sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani pada September 2025 lalu.

Aksi jual masif (panic selling) menyapu bersih penguatan yang sempat diraih indeks pada awal tahun, membawa IHSG kembali ke level psikologis bawah di rentang 8.300-an.

Tekanan jual terjadi setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan pembekuan sementara penilaian free float bagi saham-saham di Indonesia.

Hal ini disebabkan oleh kekhawatiran investor global terhadap transparansi kepemilikan saham dan likuiditas pasar. Keputusan ini memicu kekhawatiran bahwa bobot Indonesia dalam indeks global akan dipangkas.

Hampir seluruh sektor saham di BEI anjlok. Sektor energi memimpin pelemahan dengan penurunan 9,24%, disusul sektor infrastruktur 7,42%, sektor material dasar 6,06%, dan sektor properti 5,44%.

Mayoritas emiten papan atas hingga lapis kedua terkena imbas sentimen negatif global dan domestik. Sejumlah saham heavyweight (pemberat indeks) seperti BBCA, BBRI, BREN, dan DSSA menjadi motor utama pelemahan. Beberapa di antaranya bahkan menyentuh batas Auto Reject Bawah (ARB).

Investor asing tercatat melakukan net sell (jual bersih) yang sangat masif. Dalam seminggu terakhir saja, dana asing keluar mencapai lebih dari Rp5,8 triliun, dengan fokus utama penjualan pada sektor perbankan dan energi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Purbaya Skakmat Peringatan Noel: Gue Enggak Terima Duit, Gaji Gue Gede!

Purbaya Skakmat Peringatan Noel: Gue Enggak Terima Duit, Gaji Gue Gede!

Video | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:46 WIB

IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!

IHSG 'Kebakaran' Imbas Kabar MSCI, Saham-saham Idola Pasar Mendadak ARB!

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:26 WIB

Purbaya Tunda Pajak E-commerce di 2026, Takut Daya Beli Jeblok

Purbaya Tunda Pajak E-commerce di 2026, Takut Daya Beli Jeblok

Bisnis | Rabu, 28 Januari 2026 | 10:15 WIB

Terkini

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Pos Kamling Berubah Jadi Lapak Judi Digital, Enam Orang Diciduk di Kudus

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:20 WIB

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

Semeru Erupsi 3 Kali dalam 3 Jam, Letusan Tertinggi Capai 1.000 Meter

News | Senin, 14 September 2026 | 08:15 WIB

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Harga Emas Pegadaian Kompak Turun Awal Pekan, Galeri 24 dan UBS Terdiskon

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:14 WIB

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

18 Tim Sepakbola Putri SD Ramaikan Junior Putri Cup 2026 di Semarang

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 08:09 WIB

IHSG Bidik Rebound di Awal Pekan, Ini Daftar Saham Pilihan 4 Analis Ternama

IHSG Bidik Rebound di Awal Pekan, Ini Daftar Saham Pilihan 4 Analis Ternama

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 08:07 WIB

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Hari Keenam, 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Dicari hingga 6.010 NM

Foto | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Hubungan Sempurna di Medsos Cuma Ilusi? Ini Bukti Gen Z Mulai Sadar!

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 08:00 WIB

Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri

Indonesia Dikepung Lima Bencana, Jusuf Kalla Sebut Lingkungan Rusak oleh Kita Sendiri

Jogja | Senin, 14 September 2026 | 07:59 WIB

Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

Viral Karnaval Mirip Ritual Satanisme di Pekalongan, Ada Penyembelihan Hewan dan Okultisme

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 07:54 WIB

Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK

Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK

Surakarta | Senin, 14 September 2026 | 07:51 WIB

×