Harga timah terus tertekan akibat permintaan yang melemah di Pasar Eropa. Harga timah berjangka di London Metal Exchange ( LME) ditutup turun menjadi US$ 40.250 per metrik ton pada Rabu (5/5/2022). Sedangkan pasar logam dasar di Shanghai masih menjalani libur.
Fastmarkets mengutip beberapa sumber di pasar komoditas mengatakan permintaan yang stabil mendukung premi timah di Amerika Serikat dan Taiwan, sementara premi di Eropa turun karena melemahnya permintaan di benua itu.
"Timah LME antara spot dan kontrak tiga bulan menyempit ke US$ 400 per ton. Premi AS dan Taiwan tetap stabil, dengan peningkatan harga yang mendukung permintaan lonjakan waran gudang AS sebagian besar disebabkan oleh impor," tulis Fastmarkets.