Nelayan Batu Beriga dan sekitarnya dilarang untuk melaut selama tiga hari pasca acara Selamatan Laut atau Taber Laut yang digelar Minggu (5/6/2022) pagi di pantai desa setempat.
Sebelumnya bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia warga Desa Batu Beriga menggelar acara Adat Budaya Taber Laut Sedekah Laut Tahun 2022 dengan tema "Mari Kita Jaga bersama Kelestarian Adat, Budaya serta Ekosistem Laut untuk Kehidupan Masyarakat."
Kepala Desa Batu Beriga, Gani menuturkan kegiatan ini merupakan kegiatan turun menurun yang rutin dilaksanakan setiap tahunnya untuk melestarikan budaya dan mensyukuri nikmat rezeki alam berupa potensi perikanan dan wisata dari Allah SWT
"Kegiatan ini rutin kita laksanakan setiap tahunnya untuk melestarikan budaya di Desa Batu Beriga ini, kita di Desa Batu Beriga ini kan prioritas penduduknya 80 persen nelayan, sehingga kita adakan acara ini untuk mensyukuri karunia laut yang diberikan kepada masyarakat Desa Batu Beriga ini," ungkap Gani.