SuaraPekanbaru.id - Setelah empat tahun, 2019-2022, tradisi menyambut Bulan Ramadhan, Petang Balimau, vakum karena pandemi Covid-19, tahun ini Pemrintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali menggelarnya di Tepian Sungai Siak, Rabu 22 Maret 2023.
Demi suksesnya Petang Balimau, sebagai tradisi menyambut Bulan Ramadhan, Sekretaris Disbudpar Kota Pekanbaru, Ardiansyah Eka Putra, mengatakan, panitia berkoordinasi dengan intansi terkait, seperti Pol Air Polda Riau dan Basarnas Pekanbaru.
Katanya, selain Petang Balimau, dalam penyambutan Bulan Ramadhan ini pun ada serangkaian kegiatan lain yang dimual pada pukul 14.00 WIB.
"Acara dimulai dari Masjid Raya Pekanbaru, dimana kita akan melakukan ziarah makam pendiri Kota Pekanbaru, shalat ashar berjamaah dan arak-arakan menuju lokasi Petang Balimau. Ini kita mulai pada pukul 14.00 WIB," ujarnya.
Dikutip Suara Pekanbaru dari Portal Resmi Pemko Pekanbaru, arak-arakan menuju Petang Balimau melewati Jalan Dagang ke Tepian Sungai Siak.
Agenda Petang Balimau atau biasa disebut Mandi Balimau dan Petang Megang ini diisi berbagai penampilan permainan rakyat, tarian dan sambutan dari Gubernur Riau Syamsuar dan Pj Wali Kota Pekanbaru, Muflihun.
Setelah pemukulan beduk Petang Balimau oleh jajaran pejabat digelar pula santunan bagi anak yatim berupa seperangkat alat shalat dan memandikan anak yatim.
"Agenda juga oleh DPRD Kota Pekanbaru, Forkopimda dan LAM Kota Pekanbaru," katanya.
Ribuan warga Kota Pekanbaru tumpah ruah dalam Petang Balimau. Hal ini menunjukkan semangat mereka dalam pelestarian tradisinya, selain ungkapan sukacita menyambut Bulan Ramadhan. ***
Baca Juga: Peneliti Temukan 35 Gua Terbentang dari Kaltara hingga Kaltim