SUARA PEKANBARU- Ada amalan yang paling dicintai oleh Allah yang sumbernya berdasarkan dari hadist yang shahih.
Ustadz Abdul Somad membeberkan amalan tersebut dalam sebuah ceramahnya. Menurutnya kalau amalan yang paling dicintai oleh Allah, diriwayatkan di dalam kitab hadits Shahih al-Bukhari.
Dijelaskan oleh Ustadz Abdul Somad, meriwayatkan sebuah hadits dari Abdullah ibnu Mas’ud r.a, ketika bertanya kepada Rasulullah SAW.
“Amal apakah yang paling dicintai Allah, wahai Rasulullah? Nabi Muhammad SAW menjawab, Shalat pada waktunya.”
Ditegaskan oleh ustadz kondang asal Kota Pekanbaru yang akrab disapa UAS ini, seorang hamba yang segera beranjak dan bergegas memenuhi panggilan dari Allah SWT saat mendnegar adzan berkumandang, adalah amalan yang sangat dicintai Allah.
Maka orang yang menunda sholat bukan hanya melalaikan kewajiban tapi juga termasuk dalam golongan yang disebutkan dalam Al-Qur’an sebagai ‘Fawailul lil mushallin’ seperti dalam Al Quran surat Al-Ma’un 107: 4.
“Fawailul, celakalah. Lil mushallin, bagi orang-orang yang sholat. Jika orang yang shalat saja celaka, apalagi yang tidak shalat?” terangnya.
Ustadz Abdul Somad mengatakan ada dua tafsiran terkait dengan ayat tersebut. Pertama dalam ayat yang berikutnya, disebutkan orang yang lalai ketika dalam sholatnya disebut saahun. Dan sujud untuk orang yang lalai dalam sholatnya disebut sujud sahwi, sedangkan orangnya dipanggil saahun.
Dijelaskan olehnya, orang tersebut lalai hingga lupa berapa jumlah rakaatnya, tidak ingat bacaan dalam sholat. Menurut Ustadz Abdul Somad, hal itu bisa dicegah dan tidak terjadi, kalau dilakukan dalam sholat berjamaah.
Baca Juga: Aa Gym: Ramadhan Ini Kita Harus Berubah
Maka dari itu, umat muslim haruslah istiqomah dalam melakukan sholat yang berjamaah, terutama ketika menunaikan sholat subuh.
Ustadz Abdul Somad kemudian menjelaskan tafsir yang kedua. Yakni orang secara sengaja meninggalkan sholatnya.
“Rasulullah SAW bersabda, siapa yang meninggalkan shalat dengan sengaja, maka kafirlah ia secara jihar, secara nyata. Dalam hadits lain, Rasulullah SAW bersabda, Pembatas antara kita dan mereka adalah meninggalkan shalat. Barangsiapa yang meninggalkan shalat berarti dia telah kafir,” beber Ustadz Abdul Somda menjelaskan.
Menurutnya sebagai ulama menyampaikan kalau kafirnya tersebut adalah kufur dari nikmat. Dia seorang muslim dan tetap muslim namun dirinya kufur dengan nikmat.
Adapun pendapat dari ulama yang lain, dikatkan kafir berarti dirinya keluar dari agama Islam. Dia sudah meninggalkan sholat, yang menjadi kewajiban utama seorang muslim namun ditinggalkan secara sengaja.
Sehingga Ustadz Abdul Somad berpesan sholat jadi amalan yang paling dicintai Allah SWT, karena setiap bergesernya waktu, ibadah itu terus membuat hubungan antara hamba dengan Allah SWT. (*)