SUARA PEKANBARU- Lebaran Idul Fitri bukan hanya sekedar momen bahagia merayakan Hari Kemenangan. Lebaran juga menjadi tempat berkumpulnya keluarga, sanak saudara untuk berbagi dan bersilahturahmi.
Terkadang dalam pertemuan itu keluarga akan bertanya tentang seputar hidup seperti pendidikan, pekerjaan dan pernikahan.
Meskipun terdengar seperti lelucon, karena sudah lama tidak bertemu, namun ada pertanyaan "Kapan kamu menikah?" akan menimbulkan bencana bagi mereka yang sudah memasuki usia yang matang .
Tidak jarang orang merasa tidak nyaman dengan pertanyaan tersebut.
Maka dari itu, Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam ceramhanya mengatakan, kalau pertanyaan kapan menikah dan kapan punya anak , bisa membuat rugi orang lain.
Pria yang berasal dari Kota Pekanbaru dan akrab disapa UAS ini mengatakan, tidak pernah menanyakan hal itu kepada siapapun.
“Saya sampai sekarang, belum pernah nanya orang kapan mau nikah? Kapan punya anak? Istrimu sudah hamil? Kenapa? Karena pertanyaan itu menyakiti hati orang lain. Belum pernah,” ungkap Ustadz Abdul Somad dilansir dari YouTube The Suwa TV, Kamis (13/4/2023).
Hal itu kata Ustadz Abdul Somad sudah pernah mengalaminya, bagaimana rasanya terus menerus ditanya kapan menikah dan kapan punya anak.
“Karena saya pernah mengalami lama nikah dan lama punya anak. Pertanyaan-pertanyaan itu menyinggung perasaan orang,” ungkap Ustadz Abdul Somad.
Baca Juga: Bukan Kanker atau Serangan Jantung, Ini Penyakit Paling Berat dan Berbahaya Kata dr Zaidul Akbar
Ustaz Abdul Somad berbagi cerita tentang dirinya yang baru menikah di pada usia 30 tahun. Pada usianya memasuki ke 34 tahun, pertanyaan 'Kapan nikah?' masih terus muncul. Bahkan katanya dia sempat beberapa waktu belum memiliki anak.
“Saya termasuk yang tua saat menikah. Pulang dari Maroko usia 31 tahun. Tiga tahun ceramah kesana kemari. Umur 34 baru menikah, sampai peka telinga saya, kapan nikah, kapan nikah,” begitu kata Ustadz Abdul Somad.
Ustaz Abdul Somad mengatakan bahwa menanyakan “Kapan nikah” dan “Kapan punya anak” sama saja dengan bertanya “Kapan meninggal?”.
Karena semua yang ditanyakan itu sudah ditetapkan oleh Alah, termasuk soal makan, perjumpaan dan kematian.
“Orang yang bertanya kapan nikah dan kapan punya anak, sama saja dengan menanyakan kapan meninggal karena perjalanannya, hartanya, perjumpaannya dan kematiannya di tangan Allah SWT,” terangnya.
Maka dari itu, pesan Ustadz Abdul Somad supaya tidak terus menanyakan kepada orang yang belum menikah. Apalagi jika menyangkut pernikahan, dia harus diberi dukungan dan bantuan. (*)