SUARA PEKANBARU - Nabi Daud pernah berbuat dosa. Namun, Allah mengampuni dosanya setelah ia menyesali perbuatannya yang salah dan memohon ampun kepada-Nya.
Artinya, jika kita menyesali dosa-dosa yang kita lakukan dan memohon ampun kepada Allah, maka Allah akan mengampuni dosa kita.
Namun, ini bukan berarti kita boleh berbuat dosa secara sembarangan tanpa memikirkan konsekuensinya.
Sebagai manusia, kita harus tetap bertanggung jawab atas tindakan kita dan berusaha untuk tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Kisah Nabi Daud itu hanya menggambarkan dan meyakinkan bahwa Allah Mana Pengampun, Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Karena itu, janganlah putus asa jika kita pernah berbuat dosa, namun mari kita memperbaiki diri dan memohon ampun kepada Allah agar kita dapat menjadi manusia yang lebih baik.
"Tiada dosa yang tidak bisa diampuni oleh Alloh," kata Aa Gym dikutip dari akun Instagram-nya, Sabtu 15 April 2023.
Aa Gym mengatakan, meskipun kita telah berbuat dosa, janganlah merasa putus asa karena Alloh senantiasa memberikan kabar gembira kepada para pendosa bahwa dosa mereka dapat diampuni.
Namun, Aa Gym mengajak kita untuk tidak merasa bangga dengan amal baik yang kita lakukan. Pasalnya, andai Allah menghukum seseorang, pasti dia akan binasa.
Baca Juga: Deretan Teror Pesawat Ditembaki hingga Dibakar KKB Papua, Terbaru Asian One
Jadi, kita harus rendah hati dan senantiasa memohon perlindungan kepada Allah.
"Mari tetap rendah hati dan berlindung pada Alloh," ucapnya. (*)