Jadi Masbuk Ketika Shalat idul Fitri dan Ketinggalan 7 Takbir di Rakaat Pertama, Bagaimana Buya Yahya?

Suara Pekanbaru Suara.Com
Selasa, 18 April 2023 | 09:16 WIB
Jadi Masbuk Ketika Shalat idul Fitri dan Ketinggalan 7 Takbir di Rakaat Pertama, Bagaimana Buya Yahya?
Penceramah asal Cirebon Buya Yahya memberikan penjelasan jika ada seseorang yang jadi masbuk pada pelaksanaan shalat Idul Fitri atau Idul Adha. ((YouTube Al Bahjah TV))

SUARA PEKANBARU- Soal seseorang masbuk saat pelaksanaan shalat hari raya Idul Fitri dijelaskan oleh Buya Yahya.

Hukum terkait hal tersebut sangat penting untuk diketahui oleh umat Islam terutama ketika melaksanakan sholat Ied, ketika lebaran Idul Fitri.

Masbuk adalah makmum yang terlambat ikut dalam sholat ketika membaca surat Al-Fatihah di rakaat pertama. Pasti beberapa orang yang mengalami ini, ada Kendal sebelum berangkat untuk shalat Ied. Jadi bisa saja ketika sampai di masjid, tertinggal di rakaat pertama.

Dalam Youtube Al Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan tentang hal itu. Menurutnya sholat Idul Fitri dan Idul Adha memiliki dua rakaat.

Saat makmum terlambat untuk mengikuti imam di rakaat pertama, harus menambahkan jumlah rakaat yang tertinggal.

"Hal ini juga berlaku pada shalat hari raya Idul Fitri. Karena terdiri dua rakaat bilamana Anda baru melakukan satu rakaat, berarti harus menambah satu rakaat," jelas Buya Yahya, Selasa (18/4/2023).

Maka ketika makmum masbuk saat shalat hari raya Idul Fitri, jawabannya boleh. Karena shalat hari raya Idul Fitri termasuk shalat sunnah muakkadah.

Buya Yahya menyampaikan, biasanya yang jadi masalah adalah bagaimana bila tertinggal tujuhv takbir di rakaat pertama shalat Idul Fitri. Karena dalam sholat itu ada dua dan 12 takbir. Tujuh takbir pada rakaat pertama dan lima takbir pada rakaat kedua.

Kalau seseorang tertinggal takbir di rakaat pertama maka tidak apa-apa baginya untuk tidak menambahkan rakaat.

Baca Juga: Ustadz Abdul Somad Ingatkan Buat Para Istri Sedekah Tanpa Pengetahuan Suami, Awas!

Karena takbir ke dua hingga tujuh hanya sunnah, dan yang menjadikannya takbir itu wajib hanya satu kali.

"Takbir yang wajibnya hanya sekali. Kalau ketinggalan dari imam takbir yang banyak tadi, maka tidak perlu mengulang yang tadi, karena itu sunnah," jelas Buya Yahya. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI