pekanbaru

Sofyan Sjaf Sebut Data Desa Presisi sebagai Instrumen Transformasi Indonesia

Suara Pekanbaru Suara.Com
Rabu, 14 Juni 2023 | 20:51 WIB
Sofyan Sjaf Sebut Data Desa Presisi sebagai Instrumen Transformasi Indonesia
Founder DPP, Dr. Sofyan Sjaf pakai kemeja putih, saat menyampaikan paparan terkait Data Desa Presisi. (Istimewa)

SUARA PEKANBARU - Dekan Fakultas Ekologi Manusia (FEMA) IPB University, Sofyan Sjaf berdiskusi perihal Data Desa Presisi (DPP).

Fungsi adanya DPP tentunya sebagai instrumen transformasi Indonesia atau menjadi Solusi Satu Data Indonesia.

Disampaikan Sofyan Sjaf sebagai Founder DPP saat diskusi rutin bulanan Pegiat Data Desa Presisi di Kampus IPB University, Bogor, pada Rabu (14/6/2023).

Peran penting kampus jadi acuan Sofyan untuk terus melahirkan inovasi berbasis penelitian atau riset. Apalagi DPP jadi salah satu produk inovasi kampus.

Diciptakan karena adanya kondisi yang nyata untuk menjawab segala persoalan yang aktual atau fakta.

"Dengan demikian, inovasi kampus hadir sebagai solusi yang applicable. Bisa diterapkan secara nyata," ungkap Sofyan Sjaf.

Tujuan utama dibuat adanya DPP ini sebagai bukti untuk memperbaiki kualitas berbasis data dasar di Indonesia.

Dalam hal ini pembangunan data yang akurat sangat membantu perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan secara maksimal.

"Teknologi dan ilmu pengetahuan yang terus berkembang dapat dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk membangun data Indonesia yang akurat," paparnya.

Baca Juga: Bambang Susantono Tawarkan Lahan Campuran di IKN ke Dubes Prancis

"Prinsip itulah yang menjadi dasar pemikiran DDP. Kita harus adaptif terhadap dinamika teknologi dan ilmu pengetahuan," sambungnya.

Perihal masalah sensus kata Sofyan, pihak DPP akan merancang aplikasi digital untuk digunakan agar terciptanya akurasi yang tinggi.

"Dengan begitu, sesungguhnya data dasar akurat bukan lagi seperti mimpi di siang bolong. Kita sebagai anak bangsa, bisa mewujudkan itu," tuturnya.

Diketahui, kebutuhan terhadap desa menjadi poros penting dalam segi pusat pertumbuhan. Khususnya untuk membangun data yang akurat dan menyeluruh pada desa tersebut.

"Kami sadari betul, desa sesungguhnya adalah pusat pertumbuhan. Agar bisa mencapai harapan, maka tidak ada jalan lain selain membangun desa berbasis data yang akurat dan menyeluruh," jelasnya.

Oleh karena itu, Sofyan mengaku tidak bisa bekerja sendiri, ia berharap ada dukungan yang diberikan dari stakeholder demi menciptakan masa depan data yang ada di desa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI