SUARA PEKANBARU - Seorang wanita Pekanbaru baru-baru ini menjadi bahan perbincangan serius dan mendapatkan perhatian publik.
Hal ini disebabkan oleh beredarnya kabar buruk tentang dirinya yang mengalami "revenge porn" dari sang mantan kekasih.
Revenge porn diartikan sebagai bentuk perilaku balas dendam berlandaskan dengan ancaman menyebarkan data diri berbau pornografi.
Istilah revenge porn ini sering dikaitkan dengan salah satu bentuk pelecehan siber.
Kasus wanita asal Riau ini bermula dari unggahan akun Twitter @cakuegurl, Rabu (14/6/2023) yang meminta tolong kepada warganet.
Supaya kasus saudaranya berinisial K dibuat viral akibat mendapatkan ancaman dari mantan kekasihnya.
“Temen-temen twitter boleh bantu up ga kasus saudara aku, dia lagi diancam dan dipermalukan (aib disebar) sama mantan pacarnya," tulis @cakuegurl.
"Tolong bantu up biar pihak berwajib segera bergerak untuk menindaklanjuti pelaku, kasusnya udah jalan tapi belum ada respon balik dari pihak berwajib,” lanjutnya.
Kronologi Wanita asal Pekanbaru Dikecam Mantan Kekasihnya
![Wanita asal Pekanbaru sebagai korban berani ungkap ancaman dari mantan kekasihnya. [Instagram/@cakuegurl]](https://media.suara.com/suara-partners/pekanbaru/thumbs/1200x675/2023/06/17/1-20230617-044520.jpg)
![Kelanjutan kronologinya melalui Direct Message Instagram. [Instagram/@cakuegurl]](https://media.suara.com/suara-partners/pekanbaru/thumbs/1200x675/2023/06/17/1-20230617-044614.jpg)
Dalam unggahan di akun pribadinya, diselipkan beberapa tangkapan layar yang berisikan pesan mengancam dari sang pelaku.
Baca Juga: Tata Cara dan Doa Mandi Besar yang Benar Sambut Idul Adha 2023, Yuk Intip di Sini!
Dalam kolom komentar, pemilik akun tersebut menceritakan dengan jelas kronologis kejadian kasus tersebut.
Ungkapnya, kasus tersebut sebenarnya telah terjadi sejak tahun 2020. Namun belum ada keberanian untuk mengungkapkannya.
Tepat tiga tahun setelahnya, yaitu pada 2023 akhirnya kasus tersebut diberanikan untuk diungkapkan.
Pemilik akun juga mengaku bahwa mantan kekasih mencoba menyebarkan kasus tersebut kepada keluarga dan tempat kerja sang korban.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan dari diduga pelaku yang disebutkan oleh .(*)