Pakar Ekspresi Ungkap Kejanggalan Dibalik Kemunculan Syahnaz dan Jeje Govinda

Suara Pekanbaru Suara.Com
Senin, 10 Juli 2023 | 16:11 WIB
Pakar Ekspresi Ungkap Kejanggalan Dibalik Kemunculan Syahnaz dan Jeje Govinda
Jeje Govinda temani Syahnaz Sadiqah klarifikasi perselingkuhan dengan Rendy Kjaernett. (YouTube/Jeje & Nanas Channel)

SUARA PEKANBARU - Sikap Syahnaz Sadiqah dan Jeje Govinda dalam video klarifikasi mendapat sorotan dari pakar ekspresi, Kirdi Putra.

Setelah dinanti-nanti, akhirnya  adik Raffi Ahmad, Syahnaz Sadiqah muncul ke hapadan publik. Kemunculan tersebut bertujuan untuk meluruskan desas-desus yang beredar.

Usai istri Rendy Kjaernett, Lady Nayoan membongkar bukti perselingkuhan suaminya dengan Syahnaz Sadiqah yang sempat tidak memberikan klarifikasi apa-apa.

Hingga pada Minggu (9/7/2023), IA muncul ke hadapan publik dengan ditemani sang suami untuk meluruskan kasusnya.

Dalam video yang diunggah langsung dari kanal YouTube pribadinya, Syahnaz dan Jeje Govinda memberikan klarifikasi terkait isu perselingkuhan dan ucapan maaf kepada pihak-pihak yang dirugikan.

Namun video tersebut rupanya menjadi sorotan pakar ekspresi, Kirdi Putra. Kirdi melihat adanya kejanggalan dari ekspresi Syahnaz saat meminta maaf dan mengungkap bahwa dirinya bersalah.

"Kalau kita lihat, permintaan maaf yang tulus itu harus mengandung tiga hal. Pertama, sebutkan dia yang meminta maaf. Nah disini Syahnaz udah nyebutin dia minta maaf," ucap Kirdi Putra.

"Kedua, kepada siapa. Suaminya, disebutin juga bahwa dia menyesal. Tapi poin yang ketiga enggak, kenapa dia meminta maaf, itu nggak disampaikan secara detail," lanjutnya.

Menurut Kirdi Putra, Syahnaz mengajukan permintaan maaf lantaran dirinya sudah tertangkap basah.

Baca Juga: Tok! Agusman dan Hasan Fawzi Resmi jadi Bos OJK yang Baru

"Kalau permintaan maaf secara publik ini dianggap sebagai sebuah permintaan maaf resmi di depan umum, itu dia benar-benar minta maaf, menyebutkan itu," beber Kirdi Putra.

Perihal permintaan maaf, Kirdi menyatakan bahwa setiap orang yang meminta maaf seharusnya bisa menerima semua risiko yang menimpanya.

Dalam kata lain, orang yang bersalah harus bertanggung jawab atas perbuatan yang telah dilakukannya.

"Dan, artinya dia menerima tanggung jawab dari perbuatannya. Kalau nggak disebutin artinya memasang jarak. Artinya dia tidak menyampaikan permintaan maaf itu dengan baik," tandasnya.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI