SUARA PEKANBARU - Istri Jeje Govinda, Syahnaz Sadiqah tampaknya lebih fokus memperbaiki internal keluarga ketimbang minta maaf ke Lady Nayoan.
Hal tersebut tentunya terus menjadi sorotan publik. Pasalnya, Lady Nayoan menjadi korban perselingkuhan Syahnaz Sadiqah dengan suaminya, Rendy Kjaernett.
Begitu juga terhadap Jeje Govinda yang menjadi korban karena sikap istrinya, Syahnaz Sadiqah yang sudah selingkuh dengan suami orang lain.
Meskipun pada beberapa waktu yang lalu, Syahnaz melakukan klarifikasi membenarkan dirinya sudah selingkuh ditemani sang suami, Jeje Govinda.
Namun, dari isi klarifikasi tersebut adik bungsu Raffi Ahmad itu sama sekali tidak mengucapkan permintaan maafnya kepada Lady Nayoan.
Dilansir dari berbagai sumber di YouTube, manajer artis sekaligus sebagai admin Lambe Turah, Nanda Persada membeberkan, ada dua alasan Syahnaz belum minta maaf ke Lady.
"Ya pilihannya dua, prioritas pertama fokus internal keluarga mereka (Syahnaz dan Jeje)," ujar Nanda Persada.
"Kedua, bagaimana mereka tanggapi pemberitaan atau statement dari pihak lain apakah itu bisa ditanggapi ataupun tidak," tambahnya.
Serupa terhadap ucapan Jeje Govinda yang ada di dalam video klarifikasinya, kalau dirinya dan Syahnaz sedang fokus internal keluarga.
Baca Juga: 5 Talenta Abroad Kembali Mendapat Kepercayaan, Siapa yang Paling Mengkilat?
"Gua sama Nanas (istrinya) lebih memilih menyelesaikan secara internal dengan cara yang terbaik," kata Jeje Govinda.
Kehadiran Nanda Persada cukup membantu meredam isu perselingkuhan istri Jeje Govinda dengan suami Lady Nayoan.
Sebab, Syahnaz dan Jeje pernah pamer foto menemui Nanda Persada yang ternyata untuk membantu menyelesaikan masalah keluarga mereka dengan Rendy dan Lady Nayoan.
Munculnya perselingkuhan Syahnaz dan aktor pria berusia 35 tahun itu tentunya sampai saat ini masih menggegerkan publik.
Akibat istri sah Rendy Kjaernett, Lady Nayoan sempat membocorkan perselingkuhan suaminya dengan Syahnaz.
Walaupun Lady Nayoan kini tetap bersikeras dan resmi menggugat cerai Rendy Kjaernett, karena sudah sangat sakit hati.(*)