SUARA PEKANBARU – Penting untuk diingat bahwa tingkat pengangguran tidak hanya dipengaruhi oleh jurusan kuliah seseorang, tetapi juga oleh berbagai faktor lainnya, termasuk kondisi ekonomi regional dan global, keterampilan individu, dan pengalaman kerja. Selain itu, data tentang tingkat pengangguran dapat berubah dari waktu ke waktu.
Meskipun begitu, ada beberapa jurusan yang pada umumnya memiliki tingkat pengangguran yang lebih tinggi daripada yang lain.
Jurusan-jurusan ini mungkin menghadapi persaingan yang lebih ketat atau kurangnya peluang kerja yang jelas.
Di Indonesia saat ini, jumlah pengangguran cukup tinggi. Ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti ketersediaan lowongan kerja di bidang tertentu, persyaratan khusus untuk lulusan jurusan tertentu, dan juga batasan usia yang seringkali tidak melebihi 25 tahun.
Mengutip hasil survei dari lembaga survey PayScale yang mencakup gaji, pekerjaan, dan karier dari tahun 2014 hingga 2016, mencatat bahwa ada beberapa jurusan kuliah yang memiliki tingkat pengangguran yang lebih tinggi daripada yang lain.
Berikut adalah daftar 5 jurusan kuliah dengan tingkat pengangguran yang tinggi, yang diambil dari posting Instagram @masukptn:
1. Pendidikan Jasmani
Jurusan ini termasuk dalam Fakultas Pendidikan Olahraga dan Kesehatan. Masuk dalam kategori bidang pendidikan.
2. Layanan Manusia
Baca Juga: 12 Pekerjaan Lulusan Jurnalistik yang Gajinya Biasa Dua Dijit, Persaingan ketat Jadi Bukti
Lulusan jurusan ini biasanya bekerja dalam organisasi, komunitas, dll.
3. Peradilan Pidana
Jurusan ini terletak di dalam jurusan hukum dan berkaitan dengan kriminologi.
4. Manajemen Proyek
Salah satu jurusan dalam Ilmu Administrasi Bisnis. Tingkat pengangguran yang tinggi.
5. Ilustrasi