Suara Ponorogo – Video viral yang memperlihatkan warga di kecamatan Ngrayun Ponorogo memperbaiki jalan licin dan berbahaya dengan dengan batu-batu kecil menggunakan dana pribadi langsung mendapat perhatian dari Pemkab Ponorogo.
Plh Bupati Ponorogo. Lisdiyarita, beserta instansi terkait langsung melakukan pemeriksaan ke lokasi jalan rusak yang kini sudah ditutupi bebatuan kecil agar tidak membahayakan pengguna jalan di Desa baosan Kidul, Kecamatan Ngrayun
Plh Bupati yang juga wakil Bupati Ponorogo tersebut mnejelaskan, Jalan yang rusak dan viral tersebut merupakan jalan penghubung antara Kabupaten Ponorogo dengan Kabupaten Pacitan. Dan Kerusakannya ada dibeberapa ruas titik jalan.
Lisdiyarita menekankan, sejumlah jalur yang rusak parah di Desa Baosan Kidul sebenarnya sudah menjadi target perbaikan oleh Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Ponorogo. Bahkan DPPUPKP sudah merencanakan Perbaikan tersebut jauh-jauh hari sebelum muncul inisiatif seorang warga untuk memperbaiki sendiri
“Kita sudah memprogramkan pembangunannya tahun ini, memang butuh proses yang harus dilalui,” ungkapnya.
Masih menurut Lisdiyarita, berdasarkan informasi dari DPUPKP Ponorogo pelaksanaan rehabilitasi jalan di Baosan Kidul itu, akan segera ke tahapan lelang melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).
Naik lelang itu, segera akan dilakukan, setelah finalisasi detail engineering design (DED) selesai. Dimana uang yang akan dianggarkan untuk rehabilitasi jalan itu senilai Rp 1,6 miliar.
“Akan segera naik lelang, sebab proses perencanaan sudah selesai,” katanya.
Seperti diketahui, sebuah video viral menunjukan salah seorang warga nekat mengeluarkan dana pribadi untuk memperbaiki jalan yang rusak parah serta licin agar tidak membahayakan pengendara motor khususnya pelajar yang hendak bersekolah.
Dalam akun sosial media tiktok @dalangpurbosasongo, video konten yang menunjukan warga tengah memperbaiki jalan, mampu menyedot perhatian warganet hingga mencapai 581 ribu pemirsa pada, Selasa (9/5/23)