Suara Ponorogo - Dampak pencurian kabel PLN di tiga kecamatan Ponorogo telah menimbulkan gangguan serius dalam pelayanan listrik bagi warga setempat. Selama 10 jam, warga di 3 kecamatan di Bumi Reog mengalami pemadaman listrik yang mengakibatkan ketidaknyamanan dan kerugian yang signifikan.
Pencurian ini menjadi viral di media sosial setelah masyarakat mengetahui kejadian tersebut.
Kepala Desa Besuki, Budi Sastro, mengungkapkan bahwa di wilayahnya pemadaman listrik dimulai pada pukul 02.00 WIB dan berlangsung hingga siang hari.
Situasi ini mengharuskan kantor desa menggunakan genset sebagai sumber listrik pengganti untuk menjaga kelancaran pelayanan kepada warga.
"Listrik langsung Mati ldari jam 2 sampai jam 12 siang," jelasnya.
Di sisi lain, Kepala Unit Pelayanan Jaringan (UPJ) wilayah Kecamatan Balong, Irham, mengakui adanya pencurian kabel listrik di tiga kecamatan, yaitu Kecamatan Sambit, Slahung, dan Balong.
Petugas PLN melakukan pencarian untuk mengidentifikasi penyebab pemadaman listrik tersebut dan akhirnya menemukan beberapa kabel yang hilang.
Irham menduga pelaku pencurian memiliki pengetahuan tentang kelistrikan. "Maling itu memutus kabel yang masih memiliki tekanan atau arus listrik. Kemungkinan pelaku memiliki pengetahuan tentang kelistrikan" tegasnya.
"Laporan masuk dari pelanggan listrik sekitar pukul 05.00 WIB, listriknya padam," tambahnya.
Baca Juga: Jadwal Tes Online Rekrutmen Bersama BUMN 2023
Namun, pertanyaan yang muncul adalah bagaimana pelaku bisa memiliki pengetahuan yang cukup tentang kelistrikan sehingga mereka dapat dengan mudah memutus kabel listrik tanpa terkena arus listrik.
Hal ini menunjukkan adanya kelemahan dalam keamanan dan pengawasan sistem kelistrikan di daerah tersebut.
Pencurian trafo dan kabel listrik di Ponorogo ini tidak hanya menyebabkan kerugian materiil, tetapi juga mengganggu kehidupan sehari-hari warga yang bergantung pada listrik untuk berbagai kebutuhan.
Tindakan ini menimbulkan pertanyaan serius mengenai keamanan infrastruktur listrik di wilayah tersebut, serta efektivitas langkah-langkah yang diambil oleh pihak berwenang untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Dalam rangka melindungi kepentingan masyarakat, diperlukan langkah-langkah yang lebih tegas dalam meningkatkan keamanan sistem kelistrikan di Ponorogo.
Pihak PLN dan pemerintah setempat harus bekerja sama untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku serta melakukan perbaikan infrastruktur dan peningkatan pengawasan yang diperlukan guna mencegah terjadinya pencurian trafo dan kabel listrik di masa mendatang.