Razia Gabungan di Ponorogo: Truk Pembawa Pasir Over Tonase Dituding Sebagai Penyebab Kerusakan Jalan

Ponorogo

Kamis, 08 Juni 2023 | 18:39 WIB
Razia Gabungan di Ponorogo: Truk Pembawa Pasir Over Tonase Dituding Sebagai Penyebab Kerusakan Jalan
Razia gabungan Truck muatan tambang pasir ((ponorogo.suara.com/dedy.s))

Suara Ponorogo - Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan dan Polres Ponorogo melakukan razia gabungan untuk menindak kendaraan truk pembawa pasir yang melebihi tonase di kawasan Jalan Desa Semanding, Kecamatan Jenangan. Razia ini dilakukan sebagai respons terhadap keluhan masyarakat dan pengguna jalan yang menyebut truk pembawa pasir sebagai penyebab kerusakan jalan, terutama di wilayah Kecamatan Jenangan dan Kecamatan Ngebel.

Dalam razia tersebut, petugas menemukan sejumlah truk tambang yang memodifikasi bak truk menjadi ukuran yang lebih besar atau melebihi ketentuan yang berlaku. Selain itu, petugas dari Dinas Perhubungan juga melakukan penurunan paksa muatan truk yang dianggap melebihi kapasitas. Tindakan ini dilakukan karena muatan yang berlebihan selain merusak jalan dengan cepat, juga mengganggu pengguna jalan lainnya.

Namun, sejumlah sopir truk berdalih bahwa mereka tidak mengetahui adanya pembatasan jumlah tonase, yaitu maksimal 8 kubik untuk satu bak truk. Dalam wawancara, seorang sopir truk dengan nama Fatkhul Ridho mengaku bahwa membawa muatan melebihi tonase adalah hal yang umum dilakukan di daerah tersebut.

"8 ton, ini 11 ton, eh 11 kubik. Memang aturannya nggak tau atau sengaja. Nggak tau mas. Udah biasa bawa tonase lebih seperti ini. Sudah mas. Memang kebanyakan kayak gini di sini truknya. Iya," ungkap Fatkhul Ridho.

Kepala Dinas Perhubungan Ponorogo, Setyo Hari Sujatmiko, mengakui bahwa razia ini dilakukan sebagai respons terhadap banyaknya keluhan dari masyarakat dan pengguna jalan. Ia juga menjelaskan bahwa penurunan paksa muatan truk merupakan langkah persuasif untuk mengatasi overloading yang dapat merusak jalan.

"Saat ini ada muatan yang diturunkan paksa karena itu bagian dari overloading, jadi muatannya melebihi batas tonase yang ditentukan sesuai dengan kelas jalan. Ini sebagai langkah persuasif kita," jelas Setyo Hari Sujatmiko.

Selain itu, Kanit Turjawali Satlantas Polres Ponorogo, Ipda Bagus Sulistiono, menyebut bahwa dalam razia ini, ada sopir truk yang berusaha untuk bersembunyi, namun akhirnya berhasil ditemukan oleh petugas. Bagus Sulistiono mengungkapkan bahwa pelanggaran yang sering terjadi terkait dengan surat izin mengemudi (SIM), dimana kebanyakan sopir masih memiliki SIM kelas A. Selain itu, terdapat juga pelanggaran terkait tonase, di mana truk-truk tersebut dimodifikasi dengan menambahi bodi untuk memuat lebih banyak barang.

Tak hanya melakukan penurunan paksa terhadap muatan pasir yang melebihi tonase, polisi juga melakukan penilangan terhadap 10 pengemudi truk.

Razia gabungan ini menjadi respons dari pemerintah setempat terhadap keluhan masyarakat mengenai kerusakan jalan yang disebabkan oleh truk pembawa pasir yang melebihi tonase. Diharapkan, dengan tindakan ini, dapat tercipta kesadaran dan kepatuhan sopir truk untuk mengikuti aturan dan memperhatikan kapasitas muatan yang ditentukan demi menjaga kualitas jalan yang lebih baik.
 
 
 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi Terjadi di Jalan Raya Ngawi Maospati: Separuh Bus Mira Terjebak dalam Sungai

Tragedi Terjadi di Jalan Raya Ngawi Maospati: Separuh Bus Mira Terjebak dalam Sungai

Ponorogo | Kamis, 08 Juni 2023 | 11:30 WIB

Persiapan Jemaah Haji Sub-Kloter 44 Dari Ponorogo: Identitas Khusus dan Penanda Sarung Merah Putih

Persiapan Jemaah Haji Sub-Kloter 44 Dari Ponorogo: Identitas Khusus dan Penanda Sarung Merah Putih

Ponorogo | Kamis, 08 Juni 2023 | 11:49 WIB

Gempa Bumi Magnitudo 6.0 Guncang Kabupaten Pacitan: Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa Bumi Magnitudo 6.0 Guncang Kabupaten Pacitan: Tidak Berpotensi Tsunami

Ponorogo | Kamis, 08 Juni 2023 | 08:22 WIB

Terkini

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Nasib Ratusan Siswa SMA di Sumsel Terancam, Ombudsman Temukan Dugaan Pelanggaran SPMB

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:52 WIB

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

BI Sumsel Perkuat Pariwisata dan Ekonomi Digital Lewat Gemilang Palembang Raya x DKG 2026

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:32 WIB

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

AFC Ajax Boyong Marc-Andre ter Stegen, Maarten Paes Dibuang?

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 23:03 WIB

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Duka Mendalam Klub Juara Liga Champions untuk Korban Gempa Venezuela

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:51 WIB

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Mengapa Dokumen WDP Jadi WTP Dicari KPK? Fakta Baru dari Penggeledahan BPK Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:46 WIB

3  Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:42 WIB

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km

News | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:41 WIB

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Sore di Pantai, Berburu Produk Lokal hingga Menikmati Musik di WKND Market PIK2

Banten | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:30 WIB

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sudah Bayar Rp128 Juta, Rumah Tak Kunjung Dibangun, Konsumen Lapor Polda Sumsel

Sumsel | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:21 WIB

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Strategi Keliru Hong Myung-Bo, Korea Selatan Terancam Angkat Koper Lebih Cepat dari Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 25 Juni 2026 | 22:05 WIB