Suara Ponorogo - Sandiaga Uno, Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Partai Persatuan Pembangunan (PPP), menunjukkan optimisme dalam menjalani proses bursa calon wakil presiden (bacawapres).
Ditemui di Ponorogo, Sandiaga mengungkapkan harapannya untuk menciptakan kontestasi demokrasi yang sejuk dan mempersatukan semua pihak.
Kepada ponorogo.suara.com, Sandiaga mengatakan, "Saya sebagai ketua Bappilu bertekad agar proses menuju pemilu bisa mengangkat isu-isu dan topik-topik yang tengah dibutuhkan oleh masyarakat ke depan. Isu utama Pilpres kali ini adalah masalah ekonomi." terangnya
Lebih lanjut, Sandiaga menyampaikan komitmennya terhadap percepatan pembangunan yang berfokus pada ekonomi rakyat dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Ia menjelaskan bahwa proses pemilihan cawapres Ganjar Pranowo masih berlangsung dan bergantung pada dinamika partai politik.
Sandiaga juga menyebut bahwa mereka telah mendapatkan rekomendasi dari PPP untuk memperjuangkan pasangan yang sesuai dengan harapan masyarakat serta memperjuangkan pembangunan yang telah berhasil didorong oleh Presiden Joko Widodo selama empat tahun terakhir.
"Saya sudah tidak pesimis lagi. Saya selalu optimis dan realistis bahwa pilihan oleh partai politik adalah pilihan terbaik untuk membangun NKRI bersama-sama dengan kekuatan dari persatuan dan kesatuan," ujar Sandiaga.
Sandiaga juga menjelaskan bahwa dia dan Ganjar Pranowo seringkali dipertemukan oleh takdir. Mereka tidak pernah merencanakan untuk bertemu, tetapi saat berada di tanah suci setelah pelaksanaan ibadah haji, mereka bertemu dua hari lalu.
Sandiaga juga menyebut bahwa mereka merekam podcast bersama dengan Mas Kaesang, putra Presiden Joko Widodo, dan saling mendoakan yang terbaik.
Baca Juga: Final Badminton Asia Junior Championships 2023: China Mendominasi
Selain itu, Sandiaga mengungkapkan bahwa dirinya telah ditunjuk sebagai ketua Bappilu dan akan bekerja untuk mendukung Ganjar Pranowo karena telah terjalin kerjasama politik antara PPP dan PDIP.
Ia menyatakan pentingnya menyelaraskan gerakan di lapangan sesuai dengan aspirasi masyarakat dan narasi kesuksesan pencalonan Ganjar sebagai Presiden ke-8 Indonesia.
"Saya tidak ingin berspekulasi. Jika ada chemistry, kita mungkin berkeinginan, tetapi keputusan itu terletak pada pimpinan partai politik dan saya menyadari bahwa itu adalah prerogatif dari pimpinan partai politik," tegas Sandiaga.
Dalam mengakhiri wawancaranya, Sandiaga mengungkapkan bahwa kemauan dan ekspektasi mereka harus disesuaikan dengan realitas dan keputusan yang nantinya diambil. Ia juga menekankan bahwa apapun keputusan yang diambil, harus diterima dan diperjuangkan.