SUARA PONOROGO - Polres Ponorogo telah mengambil tindakan tegas dengan mengerahkan ratusan personel di empat penjuru pintu masuk dan keluar wilayah ini untuk menghalau pergerakan massa yang hendak berziarah makam ke Madiun pada tanggal 1 Sura.
Upaya penyekatan tersebut berhasil menggagalkan usaha sejumlah oknum yang nekat melanggar kesepakatan bersama yang telah disepakati sebelumnya.
Kapolres Ponorogo, AKBP Wimboko, menyatakan bahwa penyekatan tersebut dilakukan secara penuh selama 24 jam pada tanggal 18-19 Juli lalu. Lokasi penyekatan meliputi perbatasan Ponorogo dengan Kabupaten Madiun, Wonogiri, Pacitan, dan Trenggalek.
Polres telah mengantisipasi pergerakan massa di empat titik perbatasan tersebut. Tak hanya memberikan perintah untuk putar balik, petugas juga memberikan peringatan tegas kepada oknum-oknum yang mencoba melanggar ketentuan yang telah disepakati.
"Ada beberapa oknum yang terjaring di perbatasan, namun mereka langsung kami arahkan kembali ke Ponorogo," ungkap Wimboko.
Kapolres Wimboko juga menegaskan bahwa tidak ada izin mobilisasi pesilat untuk menyambut tahun baru Islam. Penyekatan serupa akan kembali dilakukan dalam rangka Suran Agung pada tanggal 29 dan 30 Juli mendatang.
Hal ini sesuai dengan kesepakatan dan komitmen bersama yang telah ditetapkan bersama ketua cabang perguruan pencak silat di Pendopo beberapa waktu lalu.
"Sesuai perintah dari Bapak Kapolda, tidak ada konvoi dan kami akan bertindak tegas tanpa pandang bulu terhadap pelanggaran apapun," lanjutnya.
Wimboko berharap kesepakatan bersama ini menjadi perhatian seluruh perguruan pencak silat untuk menjaga keamanan dan kondusivitas di wilayah Madiun Raya. Termasuk di dalamnya adalah saling menghormati antara perguruan pencak silat dan masyarakat.
Baca Juga: 4 Sosok Evil Mom Drama Korea, Ada yang Pilih Kasih sampai Gila Harta Dunia!
"Kegiatan nyekar saat ini belum dapat diperbolehkan. Namun, jika tujuan lainnya adalah berkunjung ke Madiun atau wilayah lain, silakan," pungkasnya.
Dengan upaya penyekatan ini, diharapkan potensi kerawanan massa dapat ditekan sehingga situasi di wilayah Madiun Raya dapat tetap aman dan terkendali.
Polres Ponorogo siap melaksanakan tugasnya untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama perayaan Suran Agung nanti.