SUARA PONOROGO - Kejadian kebakaran kembali mengguncang Ponorogo, kali ini menimpa sebuah rumah milik Samsi Febriano, warga Desa Panjeng, Kecamatan Jenangan, Kabupaten Ponorogo, pada Minggu (13/8/2023) sekitar pukul 06.30 WIB.
Insiden ini mengejutkan warga sekitar dan meninggalkan jejak kerugian material yang cukup signifikan.
Api yang muncul dengan tiba-tiba dengan cepat merambat ke seluruh struktur bangunan rumah, menyebabkan ketidakpastian dan kepanikan di antara warga sekitar.
Berdasarkan keterangan beberapa saksi mata, api baru mulai terlihat membesar sekitar pukul 06.30 WIB, setelah pemilik rumah meninggalkan tempat pada pukul 05.00 WIB pagi.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Ponorogo, Joko Waskito, mengonfirmasi kejadian tragis ini.
Menurutnya, laporan tentang kebakaran tersebut diterima oleh pihaknya pada pukul 07.05 WIB, dan petugas langsung bergerak cepat untuk memulai upaya pemadaman. Berkat kerja keras tim, api akhirnya berhasil dipadamkan dalam waktu satu jam.
"Kami mengirimkan dua unit mobil pemadam yang segera bergerak menuju lokasi kejadian. Dalam waktu sekitar satu jam, api berhasil dipadamkan dan dilanjutkan dengan proses pendinginan," jelas Joko Waskito kepada wartawan.
Kebakaran ini tidak hanya meninggalkan kerusakan fisik yang luas, tetapi juga menghanguskan berbagai harta benda berharga di dalam rumah tersebut.
Diperkirakan, kerugian material yang diakibatkan oleh peristiwa ini mencapai angka Rp. 45 juta, termasuk kerusakan bangunan dan kerugian atas harta benda yang terbakar.
Baca Juga: Ekspresi Syahnaz Disebut Santai Tanpa Beban Saat Jeje Govinda Cerita Diselingkuhi
Pihak berwenang menduga bahwa penyebab kebakaran ini adalah korsleting listrik. Meskipun kejadian ini telah menyebabkan kerugian yang cukup besar, berita baiknya adalah tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tragis tersebut.
Pemilik rumah sendiri tidak berada di dalam bangunan saat api mulai melalapnya.
"penyebab kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Untungnya, tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, dan pemilik rumah juga tidak berada di lokasi saat kebakaran terjadi," tambah Joko.
Kejadian ini menjadi pengingat akan pentingnya waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik.
Warga diminta untuk senantiasa memeriksa dan memastikan keamanan peralatan listrik guna menghindari kemungkinan insiden serupa di masa mendatang.