Dua Janda lansia di Ponorogo, Hidup di Kampung Mati Tengah Hutan Tanpa Tetangga

Ponorogo | Suara.com

Senin, 28 Agustus 2023 | 19:30 WIB
Dua Janda lansia di Ponorogo, Hidup di Kampung Mati Tengah Hutan Tanpa Tetangga
Mbah bibit sedang memasak (@jejak Richard)

Suara Ponorogo – Di tengah sunyi dan sepi, dua orang nenek lansia memilih hidup di sebuah dusun terpencil tengah hutan, lereng pegunungan Kapur di Ponorogo, Jawa Timur. 

Dua sosok nenek lansia, Mbah Situng (60) dan Mbah Bibit (55), menarik perhatian saat mereka memilih tinggal dalam sebuah rumah di dusun yang telah ditinggalkan oleh penduduknya sejak awal tahun 2000an. 

Keputusan mereka ini diungkapkan melalui saluran YouTube "Jejak Richard". yang diunggah Kamis (27/8/23)

Mereka berdua, yang tengah melangkah pada tahap kehidupan yang membutuhkan perawatan dan dukungan, memilih untuk menetap di Dusun Mati, sebuah kawasan terpencil yang terletak di Desa Sidoharjo, Kecamatan Jambon. 

Hidup di tempat terpencil ini, bagi mereka, adalah pilihan untuk bertahan hidup dengan mengandalkan pertanian demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kisah menarik ini semakin mengharukan ketika diungkapkan bahwa kedua nenek tangguh ini harus berjalan sejauh 700 hingga 1.000 meter, dengan melewati tanjakan dan turunan, untuk mendapatkan sumber air yang menjadi kebutuhan vital mereka. 

Kehidupan yang keras dan tantangan yang harus mereka hadapi tidak mampu meruntuhkan semangat mereka untuk tetap tegar.

Mbah Bibit, salah seorang dari dua nenek lansia ini, berbicara tentang pilihan hidup yang mereka buat. 

Ia mengungkapkan bahwa mereka tinggal bersama di rumah ini karena tidak memiliki alternatif tempat tinggal lainnya. 

"Saya tinggal di sini bersama saudara saya. Dahulu, kampung ini ramai penduduk, tetapi kini semuanya telah pergi. Hanya kami yang tersisa," tutur Mbah Bibit dengan lirih.

Dalam percakapan yang lebih mendalam, Mbah Bibit menekankan bahwa meskipun banyak warga dan pihak lain yang telah mendorong mereka untuk pindah, mereka tetap bersikeras bertahan. 

Baginya, rumah ini merupakan satu-satunya aset berharga yang dimilikinya. "Entah enak atau tidak, yang pasti ini rumah kami sendiri. Kami dilahirkan di rumah ini. Meskipun sumber air jauh, tetapi itu tidak menjadi masalah besar," ujarnya dengan mantap.

Mbah Situng dan Mbah Bibit adalah contoh nyata bahwa nilai-nilai kekeluargaan dan rasa memiliki terhadap tempat kelahiran dapat menjadi pendorong kuat untuk bertahan dalam menghadapi segala cobaan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pengakuan UNESCO Atas Reog Ponorogo Terganjal Dua Hal, Bupati Ponorogo Beri Jawaban Mengejutkan

Pengakuan UNESCO Atas Reog Ponorogo Terganjal Dua Hal, Bupati Ponorogo Beri Jawaban Mengejutkan

| Senin, 28 Agustus 2023 | 17:48 WIB

Diduga Akibat Rem Bermasalah, Truk Muatan Pasir Terjun ke Jurang 5 Meter di Ponorogo

Diduga Akibat Rem Bermasalah, Truk Muatan Pasir Terjun ke Jurang 5 Meter di Ponorogo

| Senin, 28 Agustus 2023 | 15:15 WIB

Alamak! Kabakaran Hutan di Lereng Gunung Arjuno Semakin Meluas

Alamak! Kabakaran Hutan di Lereng Gunung Arjuno Semakin Meluas

Malang | Senin, 28 Agustus 2023 | 07:30 WIB

Terkini

Dudung Warning Oknum di Program MBG: Jangan Jual Titip dan Cari Keuntungan

Dudung Warning Oknum di Program MBG: Jangan Jual Titip dan Cari Keuntungan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:28 WIB

Wapres Gibran Panggil KSP Dudung, Bahas Persoalan MBG

Wapres Gibran Panggil KSP Dudung, Bahas Persoalan MBG

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:26 WIB

5 HP Midrange Terbaru Siap ke Indonesia: Baterai 9.020 mAh, RAM 12 GB, dan Chip Kencang

5 HP Midrange Terbaru Siap ke Indonesia: Baterai 9.020 mAh, RAM 12 GB, dan Chip Kencang

Tekno | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:25 WIB

Perebutan Takhta Kruger-Brent dan Ambisi Membunuh di Mistress of the Game

Perebutan Takhta Kruger-Brent dan Ambisi Membunuh di Mistress of the Game

Your Say | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:25 WIB

4 Skin Tint SPF 40 Lindungi Kulit dari Sinar Matahari agar Cegah Flek Hitam

4 Skin Tint SPF 40 Lindungi Kulit dari Sinar Matahari agar Cegah Flek Hitam

Your Say | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:25 WIB

Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'

Bandingkan Aturan Kuota Haji Muhadjir vs Gus Yaqut, KPK Temukan Anomali 'Separuh-separuh'

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:20 WIB

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos

Bisnis | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:19 WIB

Jelang Laga Krusial Lawan Manchester City, Ini Kata Pelatih Bournemouth

Jelang Laga Krusial Lawan Manchester City, Ini Kata Pelatih Bournemouth

Bola | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:16 WIB

Kronologi Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Taulany: dari Soal Gaji hingga Penyekapan dan Pemukulan

Kronologi Dugaan Penganiayaan ART oleh Erin Taulany: dari Soal Gaji hingga Penyekapan dan Pemukulan

Entertainment | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:15 WIB

Atap Sekolah SMAN 7 Mataram Roboh, Empat Siswa Terluka

Atap Sekolah SMAN 7 Mataram Roboh, Empat Siswa Terluka

Bali | Selasa, 19 Mei 2026 | 20:13 WIB