Suara Ponorogo - Lonjakan daya beli masyarakat di Kabupaten Ponorogo telah menjadi angin segar bagi sektor industri, khususnya industri pembiayaan kendaraan bermotor.
Salah satu perusahaan pembiayaan terkemuka, Wom Finance, yang sebelumnya menjalankan operasinya dari cabang Madiun, kini telah membuka cabang mandiri di Ponorogo. Mereka memiliki ambisi besar untuk mencapai omset hingga 50 miliar rupiah pada akhir Desember 2023.
Dewi Magrin Surbakti, Deputi Kepala Unit Bisnis Jawa Timur BNT, menjelaskan bahwa Ponorogo selalu mencapai target yang ditetapkan, sehingga dengan pendirian cabang ke-23 ini, diharapkan pertumbuhan bisnis di Ponorogo bisa meningkat hingga 30-40 persen per tahun, dibandingkan dengan target sebelumnya yang mencapai 38 miliar rupiah per tahun.
"Ponorogo selalu mencapai target yang ditentukan, oleh karena itu, kami meningkatkan statusnya menjadi cabang ke-23 dengan pertumbuhan yang lebih baik setiap tahun," ungkapnya pada Senin (9/10/23).
Dewi juga menambahkan bahwa tren ekonomi di Ponorogo telah mengalami peningkatan yang signifikan setiap semester, terutama hingga bulan Agustus 2023.
"Selama enam bulan terakhir hingga bulan Agustus, ekonomi Ponorogo telah mengalami pertumbuhan yang positif. Oleh karena itu, kami berani melakukan ekspansi di Ponorogo," tegasnya.
Sementara itu, Muhamad Aji Susilo, Kepala Cabang baru di Ponorogo, menekankan pentingnya menjaga pertumbuhan yang baik dengan tetap menjalankan program pembiayaan kendaraan dengan suku bunga yang terjangkau bagi masyarakat.
"Kami masih menawarkan suku bunga rendah hingga 0,9 persen untuk semua jenis kendaraan motor dan mobil," ungkapnya.
Dengan ekspansi perusahaan pembiayaan di Ponorogo ini, diharapkan roda perekonomian Kabupaten Bumi Reog akan terus berkembang dan membaik sepanjang tahun 2023.
Baca Juga: Kasus Kopi Sianida, MA Tegaskan Jessica Wongso yang Membunuh Mirna Salihin