Harga Raket yang Dibanting Anthony Pada Final Singapore Open 2022

Poptren

Selasa, 19 Juli 2022 | 16:46 WIB
Harga Raket yang Dibanting Anthony Pada Final Singapore Open 2022
Anthony Ginting (suara.com)

Poptren.suara.com - Raket Anthony Ginting yang hancur usai selebrasi kemenangan di Singapore Open 2022 pada Minggu (17/7/2022) tak luput dari perbincangan penggemar bulu tangkis.

Diketahui, tunggal putra Indonesia kelahiran Cimahi, Jawa Barat ini, menjadi juara Singapore Open 2022 usai mengalahkan wakil Jepang, Kodai Naraoka, dalam partai final di Singapore Indoor Stadium, Kallang, pebulu tangkis 25 tahun itu menekuk lawannya 23-21, 21-17 dalam 53 menit.

Melansir dari laman liningfamily.com berikut adalah detail dari raket yang dipakai Ginting ;

Detail Raket Anthony Ginting

Ginting diketahui memakai raket buatan Li-Ning seri Aeronaut 9000 dalam pertandingan babak final Singapore Open 2022, tepatnya saat menang melawan Kodai.

Raket tersebut adalah raket yang sama dengan yang digunakannya ketika tampil pada Piala Thomas 2022 dan Olimpiade Tokyo 2020 yang membuat Ginting membawa pulang medali perunggu.

Raket Li-Ning seri ini dibuat di atas Platform Teknologi Aeronaut yang memiliki saluran aliran udara unik yang terintegrasi ke dalam kepala raket. Hal tersebut akan mengurangi hambatan udara yang membantu menghasilkan kecepatan shuttlecock.

Maka dari itu, raket Aeronut 900 cocok untuk para pemain yang ingin mencari kontrol terbaik dengan mengandalkan kekuatan. Dengan bahan Commercial Grade Carbon Fiber dengan berat W3 85-89 gram dan ukuran gripnya adalah S1, G5. Panjang keseluruhan mencapai 675 mm, sementara panjang grip diketahui berukuran 210 mm.

Seri Aeronut 9000 memiliki titik keseimbangan di angka 305 mm dengan tipe head-heavy (raket yang lebih berat di bagian kepalanya). Dengan begitu, cocok untuk para pemain yang berpengetahuan luas serta punya banyak jam terbang.

baca juga

Sementara tarikannya, vertikal 26-30 lbs dan horizontal 28-32 lbs. Lalu, kemampuan fleksibel berada di level sedang. Raket ini tidak memiliki stringing, namun dapat dibeli dan berjenis meningkatkan performa. Platform Teknologi Aeronaut yang sudah disinggung diatas menggunakan sistem penomoran 4 digit.

Digit pertama menentukan grade raket, seperti  :

Angka pertama 1, 2 atau 3, raket cocok untuk pemula
Angka pertama 4, 5 atau 6, raket cocok untuk pemain menengah
Angka pertama 7, 8 atau 9, raket cocok untuk pemain tingkat lanjut.


Raket Li-Ning seri Aeronaut 9000 dirilis pada Januari 2020. Raket itu diketahui dibanderol dengan harga 253,3 euro atau sekitar Rp 3,8 juta. Harga yang fantastis !

Sumber : suara.com

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kondisi Raket Anthony Ginting yang Hancur usai Juara Singapore Open 2022 Disorot BWF

Kondisi Raket Anthony Ginting yang Hancur usai Juara Singapore Open 2022 Disorot BWF

Sport | Senin, 18 Juli 2022 | 18:56 WIB

Terkini

Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?

Ojol Jadi Pengusaha UMKM dan Bukan Pekerja, Perpres Bakal Atur THR hingga Bonus?

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:10 WIB

Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa

Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa

Jabar | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI

Paspampres Kerahkan Senjata Canggih hingga Anti-Drone untuk Amankan HUT ke-81 RI

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:06 WIB

Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan

Nasib THR Ojol Usai Jadi UMKM: Bukan Pekerja Formal, Ikut Perjanjian Kemitraan

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 20:01 WIB

Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor

Menembus Jantung Kampung Bojong Neros, Ketika Jalan Sempit Jadi Urat Nadi Kota Bogor

Bogor | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:59 WIB

Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater

Kontradiksi Era Digital: Mau Merdeka Finansial tapi Masih Pakai Paylater

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia

Toyota Mulai Data Calon Pemilik Land Cruiser FJ di Indonesia

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:50 WIB

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

PHK Makin Ganas, 43 Ribu Pekerja Terdampak

Foto | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:49 WIB

Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu

Kecelakaan atau Bunuh Diri? Polisi Usut Kematian Siswi SMA Tertabrak KRL di Jurangmangu

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:44 WIB

Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding

Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid Belum Serahkan Memori Banding

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 19:39 WIB

×