Citayam Fashion Week dan Dampaknya

Poptren Suara.Com
Minggu, 31 Juli 2022 | 15:00 WIB
Citayam Fashion Week dan Dampaknya
Warga berjalan di zebra cross saat peragaan busana "Citayam Fashion Week" di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Senin (25/7/2022 ([Suara.com/Alfian Winanto])

Poptren.suara.com - Citayam Fashion Week dikenal sebagai salah satu acara catwalk yang dilakukan di kawasan jalan Jendral Sudirman Dukuh Atas , Jakarta Pusat.

Mengutip Yoursay.id, fenomena ini bermula dari wawancara yang dilakukan content creator, yang kemudian menjadi viral. Konten tersebut memperlihatkan pasangan anak muda yang terbiasa menghabiskan waktu di daerah tersebut. Hingga saat ini orang-orang berlomba-lomba mengunjungi daerah tersebut untuk membuat konten yang sama atau sekedar ingin tahu. 

Bahkan baru-baru saja perusahaan Baim Wong mendaftarkan HAKI Citayam Fashion Week yang banyak menuai pro kontra dari berbagai kalangan, walau kini telah dicabut. Beberapa nama baru pun mencuat ke media dan mendapatkan perhatian dari influencer tanah air untuk kemudian hadir dalam wawancara publik serta konten mereka, di antaranya Jeje, Bonge hingga Kurma. Hal ini memicu kemauan yang besar dari anak muda lainnya untuk kemudian memanfaatkan momen tersebut agar dikenal media.

Tren Citayam Fashion Week sendiri selain mengundang penasaran banyak kalangan untuk melihat dan menyaksikan langsung juga banyak memberikan pengaruh pada lingkungan sosial masyarakat, diantaranya kemacetan lalu lintas yang terjadi ketika acara catwalk dilaksanakan.

Beberapa pengguna jalan merasa disulitkan dengan diadakannya acara tersebut karena membuat antrean kemacetan yang terjadi semakin panjang. Ditambah lagi lonjakan pengguna transportasi umum seperti MRT bagi mereka yang berasal dari luar daerah serta menumpuknya para pengunjung di daerah sekitar Dukuh Atas dan stasiun Sudirman, membuat para pengguna kendaraan umum kesulitan untuk dapat mengakses transportasi umum.

Belum lagi masalah kebersihan. Para pengunjung serta anak disana, banyak yang tidak menyadari pentingnya menjaga kebersihan. Hal ini terlihat dari situasi jalanan dan lingkungan sekitar yang dipenuhi oleh sampah berserakan. Padahal dari pemerintah kota sendiri sudah menyediakan tong sampah di setiap sudut jalan. Perlu adanya aksi nyata yang isinya mengajak anak muda di sana untuk kemudian turut menjaga kebersihan lingkungan.

Citayam Fashion Week yang diisi oleh kebanyakan anak muda dengan rentan usia sekolah menjadi salah satu persoalan yang patut dipertanyakan. Bagaimana mereka kemudian menghabiskan waktu di jalanan hingga harus bermalam di daerah tersebut karna tertinggal kereta terakhir.

Mereka seharusnya diedukasi mengenai pentingnya sekolah. Dengan adanya acara dan aktivitas seperti ini jangan sampai menjadikan mereka malas sekolah dan belajar. Perlu adanya batas jam khusus yang diperuntukan bagi mereka golongan pelajar untuk kemudian mengatur waktu berkumpul dan keikutsertaan mereka dalam meramaikan acara Citayam Fashion Week tersebut.

Selain memberikan dampak yang kurang baik seperti di atas, dengan adanya tren ini, justru membuka lebar kemunculan tren fashion di Indonesia, khususnya anak muda.

Baca Juga: Citayam Fashion Week Bubar ?

Secara tidak langsung menunjukan bahwa mereka mulai tertarik untuk kemudian mengikuti dan meramaikan tren fashion yang ada. Dengan berani mengekspresikan gaya dan selera mereka untuk berpakaian menjadi salah satu hal yang patut diapresiasi. Ini adalah salah satu bentuk bukti kemajuan kreativitas anak muda dalam mengekspresikan karyanya.

Citayam Fashion Week ini selain menginspirasi anak muda untuk kemudian berkarya dan berani mengekspresikan keunikan mereka juga menjadi inspirasi daerah lain, sehingga kemudian ikut serta meramaikan tren fashion tersebut.

Sebagai bentuk dukungan dalam mengekspresikan kreativitas dan karyanya, beberapa daerah menggelar kegiatan fashion week dengan ciri khas mereka tersendiri, seperti yang diadakan di Yogyakarta tepatnya di Maliboro yang kemudian mengusung catwalk bertema budaya. 

Dengan demikian tren fashion seperti ini jika diarahkan dan mendapat perhatian yang serius dari berbagai pihak diharapkan dapat terus tumbuh serta berkembang di masyarakat. Hal ini agar kemudian menjadi salah satu jalan memajukan bukan hanya kreativitas dan karya dibidang tren fashion, tapi juga memperkenalkan serta melestarikan budaya yang ada. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI