poptren

Harapan Baru untuk Pengidap Kanker Stadium Lanjut, Terapi Virus

Poptren Suara.Com
Senin, 26 September 2022 | 10:12 WIB
Harapan Baru untuk Pengidap Kanker Stadium Lanjut, Terapi Virus
Ilustrasi virus (Freepik)

Poptren.suara.com - Virus herpes simpleks adalah virus yang dilemahkan, lalu dimodifikasi dengan tujuan membunuh tumor. Meskipun masih memerlukan studi yang lebih lama dan lebih luas serta pengujian lebih lanjut, para pakar mengatakan virus ini injeksinya dapat memberikan harapan bagi pengidap kanker, terutama kanker stadium lanjut.

Seorang pria dari London Barat, berusia 39 tahun menjadi salah satu pasien tahap percobaan fase pertama yang diselenggarakan oleh Institute of Cancer Research dan Royal Marsden NHS Foundation Trust.

Pada tahun 2017, ia didiagnosis kanker kelenjar ludah dekat mulutnya. Beragam pengobatan ia jalani, termasuk operasi, namun kankernya masih ada dan terus tumbuh. pengobatan, namun kankernya terus tumbuh.

"Saya diberi tahu bahwa tidak ada lagi pilihan bagi saya dan saya mendapat perawatan untuk hidup tahap akhir. Rasanya hancur hidup saya, jadi ketika saya mendapat kesempatan ikut dalam uji coba ini, sangat luar biasa," katanya.

"Saya mendapat injeksi setiap dua minggu selama lima minggu yang secara total mematikan kanker. Dalam dua tahun ini, saya bebas kanker," tambahnya.

Cara kerja virus ini adalah dengan menyuntikkan langsung ke tumor kemudian menyerang kanker dengan dua cara, pertama memecah sel kanker lalu yang kedua mengaktifkan sel kekebalan tubuh.

Sebagai bagian uji klinis, 40 orang pasien mencoba pengobatan ini. Sebagian pasien lain mendapat sunyikan virus RP2 sedangkan yang lainnya mendapat nivolumab.

Dalam konferensi kedokteran di Paris, Prancis, dipaparkan beberapa temuan, diantaranya :

- dari sembilan pasian yang hanya mendapatkan RP2, termasuk Krzysztof, tiga diantaranya tumor menyusut

Baca Juga: 3 Ciri Orang Kuat Mental, Cek Sekarang!

- efek samping mudah lelah, namun ringan

- dari 30 orang yang mendapat injeksi obat kanker tambahan, tujuh diantaranya menunjukkan kemajuan.

Para ilmuwan menggunakan virus untuk memerangi kanker, yang artinya pengobatan dengan cara ini bukanlah yang pertama. National Health Service juga menggunakan teknik pengobatan yang sama yang disebut T-Vec, khusus untuk pengidap kanker stadium lanjut.

Dr Marianne Baker, dari Cancer Research, Inggris, mengatakan temuan yang menggembirakan itu dapat mengubah arah pengobatan kanker. Para ilmuwan menemukan bahwa virus tersebut dapat membantu mengobati kanker pada 100 tahun lalu. Kemudian untuk memastikan keamanan dan keefektifannya menjadi tantangan tersendiri.

"Uji coba skala kecil terapi virus ini memberikan harapan, dan kami perlu studi lebih banyak untuk mengetahui bagaimana virus ini dapat digunakan secara ampuh,” kata Baker.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI