Jangan Diet Sembarangan, Bahaya !

Poptren

Rabu, 05 Oktober 2022 | 09:07 WIB
Jangan Diet Sembarangan, Bahaya !
Ilustrasi menu diet (tumblr.com)

Poptren.suara.com - Banyak orang melakukan demi mendapatkan berat badan ideal bonus tubuh langsing. Namun masih banyak yang salah pemahaman bahwa diet adalah mengurangi frekuensi makan. Departemen Kesehatan Republik Indonesia (Depkes RI), menuturkan bahwa frekuensi makan dalam sehari adalah makan pagi, siang dan malam, termasuk makanan selingan, atau bahasa gampangnya nyemil.

Dijelaskan oleh Tri Kurniawati, seorang ahli gizi sekaligus dosen kesehatan dan gizi anak usia dini dari Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya, jadwal makan bisa disesuaikan dengan waktu pengosongan lambung yakni 3-4 jam.

"Sehingga waktu makan yang baik adalah dalam rentang waktu tersebut supaya lambung tidak dibiarkan kosong terlalu lama," ungkapnya.

Pola makan yang tidak teratur dapat menyebabkan masalah pada lambung. 

“Makan yang tidak teratur membuat rasa lapar yang lebih dibanding orang yang lapar ketika makan teratur. Sehingga akan lebih sulit mengontrol apa yang akan dikonsumsi,” katanya.

Ia menjelaskan bahwa makan satu kali sehari bukan hal yang dianjurkan karena akan memicu masalah kondisi tubuh, salah satunya mudah lelah. Pola konsumsi tidak terartur, terutama saat beraktifitas, dapat meningkatkan pengurangan glikogen otot. Sehingga menimbulkan rasa lelah yang akan berbanding lurus dengan penurunan kadar glikogen otot.

Selain menimbulkan rasa lelah, hal tersebut juga dapat memicu kantuk. Disebabkan oleh kandungan karbohidrat pada makanan yang dikonsumsi yang menyebabkan kadar gula darah naik dan turun secara cepat sehingga tubuh mudah lelah. Karena tubuh akan melepas banyak asam amino trifosfat, maka dapat memicu hormon serotonin yang memiliki efek relaksasi dan mengantuk.

Jumlah makanan yang dikonsumsi pun akan berlebih meskipun sudah menahan nafsu makan atau membatasi kalori. Namun seseorang akan mengonsumsi banyak kalori saat makan, dikarenakan menahan lapar dalam waktu yang lama. Menyebabkan kalori akan bertumpuk karena mengonsumsi makanan berlemak, makanan olahan, atau camilan.

Tubuh akan kekurangan nutrisi, maka harus perhatikan kuantitas atau jumlah, kualitas makanan yang dikonsumsi.

baca juga

“Bila tubuh hanya konsumsi satu kali sehari yang seharusnya tiga kali sehari maka ada kebutuhan gizi secara kualitas dan kuantitas yang belum terpenuhi. Bila terjadi dalam waktu lama akan menyebabkan sesorang jatuh ke dalam kondisi kekurangan gizi,” kata Tri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

7 Pilihan Sayur untuk Menu Diet, Pasti Menyehatkan!

7 Pilihan Sayur untuk Menu Diet, Pasti Menyehatkan!

Your Say | Senin, 03 Oktober 2022 | 11:52 WIB

Resep Tumis Brokoli Bawang Putih, Sehat Cocok untuk Diet

Resep Tumis Brokoli Bawang Putih, Sehat Cocok untuk Diet

Lifestyle | Minggu, 02 Oktober 2022 | 13:47 WIB

Sempat Divonis Autoimun, Begini Tips Enzy Storia Lakukan Diet Agar Tetap Bugar

Sempat Divonis Autoimun, Begini Tips Enzy Storia Lakukan Diet Agar Tetap Bugar

Lifestyle | Sabtu, 01 Oktober 2022 | 17:08 WIB

Sedang Jalani Diet, Ini 4 Jenis Buah yang Baik Dikonsumsi

Sedang Jalani Diet, Ini 4 Jenis Buah yang Baik Dikonsumsi

Your Say | Kamis, 29 September 2022 | 12:08 WIB

Terkini

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Toilet Terminal Bubulak Dikeluhkan Sopir dan Pedagang, Jauh hingga Berbayar

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 21:47 WIB

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

Dugaan Pelecehan di Klub SCBD, Pengacara Korban Curiga Betrand Peto Dalam Pengaruh Zat Tertentu

News | Senin, 14 September 2026 | 21:38 WIB

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Kabut Asap, Penderita ISPA di Pekanbaru Melonjak Capai 400 Orang per Hari

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:37 WIB

×