Singapura Terancam Kembali Alami Pandemi, Subvarian Baru Diprediksi Akan Melonjak

Poptren

Selasa, 18 Oktober 2022 | 11:37 WIB
Singapura Terancam Kembali Alami Pandemi, Subvarian Baru Diprediksi Akan Melonjak
Ilustrasi virus (Freepik)

Poptren.suara.com - Kemunculan subvarian baru Omicron XBB mengancam Singapura. Subvarian itu diprediksi akan menimbulkan lonjakan kasus COVID-19, seperti yang dituturkan oleh Kementerian Kesehatan Singapura (MOH). Kasus ini melonjak mencapai hampir 15 ribu, dan diperkirakan terjadi pada pertengahan bulan November.

Prediksi tersebut didasarkan pada data ketika Singapura mampu melewati beberapa gelombang COVID-19 sebelumnya. Namun MOH yakin kemampuan sistem kesehatan serta pengalaman penanganan mereka mampu mengatasi lonjakan kasus akibat XBB.

MOH juga menegaskan kebijakan seperti wajib masker, vaksinasi hingga perizinan makan di restoran hanya bagi yang sudah divaksin lengkap kembali berlaku setelah mencabut kebijakaan tersebut pada 10 Oktober 2022.

Langkah lain yang dilakukan adalah meminta warga yang meskipun tidak sakit keras untuk tidak dirawat di rumah sakit. Disediakan pula 200 tempat tidur tambahan untuk pasien COVID-19.

Dikutip dari laman The Strait Times, MOH : "Mulai dua pekan mendatang rumah sakit umum akan mengoperasikan 800 tempat tidur untuk pasien COVID-19. Kapasitas perawatan COVID-19 juga akan ditingkatkan,".

Sementara itu Ong Ye Kung, menteri kesehatan di Singapura menuturkan : "Ini mungkin akan jadi gelombang pendek dan tajam karena XBB. Tapi, kontribusi untuk kembali terinfeksi tidak kecil,".

Bulan November diprediksi akan menjadi puncak dari kasus ini. MOH pun meminta agar lansia serta warga rentan penyakit mulai memakai masker, terutama diluar ruangan atau luar rumah. Serta apabila warga yang punya kondisi kesehatan darurat, diminta untuk segera memeriksakan diri ke rumah sakit.

Perusahaan juga diimbau untuk melakukan work from home. Sedangkan warga yang terkena flu ringan didorong berkomunikasi dengan dokter melalui daring.

MOH menerima data bahwa kini subvarian Omicron XBB sudah menjadi paling dominan di Negeri Singapura, dengan nama BA.2.10. Berdasarkan data dari tanggal tiga hingga sembilan Oktober 2022, 54 persen kasus lokal di Singapura adalah XBB.

baca juga

Virus ini pertama kali terdeteksi pada bulan Agustus 2022, dan kini telah menyebar di kurang lebih 17 negara seperti Australia, Denmark, India hingga Jepang. MOH menuturkan, meskipun belum ada bukti XBB bisa menimbulkan gejala berat namun XBB dapat menular ke orang yang sudah terinfeksi corona.

Hati-hati ya, kamu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ke Singapura, Maruf Amin akan Bertemu PM Lawrence Wong Bahas Kerja Sama Kedua Negara

Ke Singapura, Maruf Amin akan Bertemu PM Lawrence Wong Bahas Kerja Sama Kedua Negara

Bisnis | Senin, 17 Oktober 2022 | 17:45 WIB

Superbug India, Yuk Kenali Gejala Wabah Ini

Superbug India, Yuk Kenali Gejala Wabah Ini

Tantrum | Senin, 17 Oktober 2022 | 11:04 WIB

Terkini

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Pengendalian Industri Tembakau Picu Menjamurnya Rokok Ilegal

Bisnis | Sabtu, 27 Juni 2026 | 01:25 WIB

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Bank Sumsel Babel Pacu Digitalisasi Keuangan Daerah, Banyuasin Percepat Implementasi KKPD

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 23:42 WIB

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Di Tengah Ramai Desakan Tes Urine, Prima Salam Kembali Muncul di Acara Gerindra

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:54 WIB

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Rp160 Miliar Diduga Tak Pernah Masuk Kas Daerah, Aktor Utama Korupsi Sungai Lalan Dibidik

Sumsel | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:42 WIB

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Dari Apel Premium hingga Cokelat, Gaya Hidup Sehat Ala Selandia Baru Hadir di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:30 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Cerita Fajar Nugra Ubah Penampilan demi Film Pemikat Jiwa

Video | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

×