Poptren.suara.com - Ketika berkendara dan mobil terasa brebet tentu akan membuat pengemudi atau penumpang tidak nyaman selama perjalanan. Ketika mesin brebet, secara otomatis putaran mesin akan naik turun atau tidak stabil sehingga membuat mobil terasa ndut-ndutan.
Aad beberapa kemungkinan yang menjadi faktor kenapa mobil bisa brebet dan ndut-ndutan. Merangkum beberapa laman otomotif, kemungkinan yang dimaksud ialah :
1. Air Flow Meter (Mass Air Flow)
Komponen yang juga dikenal dengan AFM dan MAF ini menjadi yang paling banyak jadi tersangka penyebab mesin mobil brebet. Karena komponen ini tugasnya membaca udara masuk untuk diteruskan ke ECU. Jika dia bermasalah, maka mesin juga ikut bermasalah.
Jika mengalami masalah maka putaran mesin tidak idle, tidak menutup kemungkinan akan drop. Apabila kerusakannya terhitung ringan, masih bisa diperbaiki. Namun apabila rusaknya parah, maka lebih baik ganti baru.
2. Pompa bensin lemah
Pompa bensin atau dikenal dengan fuel pump juga salah satu penyebab mesin brebet. Hal tersebut dikarenakan RPM pada mobil mengayun pada putaran yang terlalu tinggi atau justru tertahan. Penyebab fuel lemah bisa dari dinamo yang mulai 'tua' atau dari filter bensin yang kotor.
3. Idle speed control yang bermasalah
Komponen mesin satu ini berperan mengatur putaran mesin, baik ketika idle, mauoun ac yang dihidupkan ketika berkendara. Apabila fungsinya kurang baik maka putaran mesin akan drop bahkan mesin bisa mati. Jika komponen satu ini sering kotor, maka ketika "membaca sinyal" pun kurang jelas.
Baca Juga: Aksi Anjing Peliharaan Bantu Damkar Temukan Kucing yang Nyangkut di Kap Mesin Mobil, Publik Salut!
Apabila ICV/ISC kotor, copot dan bersihkan menggunakan cairan penetran. Maka dari itu sebelum dipasang pastikan tidak ada cairan penetran di dalam ICV/ISC, untuk memperkecil resiko komponen ini semakin bermasalah.