Poptren.suara.com - Ketika berkendara, tidak jarang pengemudi merasakan setir yang miring sendiri ke arah kiri ataupun kanan. Hal tersebut tentunya akan membuat kenyamanan dan keamanan berkendara berkurang. Yang paling sering dirasakan pengemudi adalah setir yang miring ke kiri. Setir yang miring sendiri disebabkan oleh banyak faktor.
Penting adanya bagi setiap pemilik mobil dan juga pengedaranya untuk sering-sering memeriksa keadaan mobil. Faktor-faktor penyebab setir miring sendiri salah satunya ada di besaran angin pada ban mobil. Ban yang kurang tekanan angin cenderung lebih lengket ke permukaan jalan, sehingga membuat setir serasa tertarik.
Ketika tekanan ban berbeda, setir cenderung lari ke arah ban yang kekurangan tekanan angin. Sedangkan jika setir lari karena ban depan kurang angin, maka tarikan setirnya terasa kuat. Tidak hanya tekanan angin, sudut roda yang berantakan pun bisa jdi salah satu penyebab.
Apabila sudut toe terlalu lebar, atau terlalu miring, atau sudut caster berbeda antara kiri dan kanan, maka dipastikan setri mobil akan miring sendiri. Solusinya adalah sesegera mungkin melakukan spooring agar sudut roda depan bisa kembali optimal. Selain itu, tie rod dan long tie rod yang rusak juga menjadi faktor setir yang miring sendiri. Setir mobil yang terasa oleng dikarenakan oleh roda tidak terikat sempurna pada rack steer.
Akibatnya setir terasa kosong dan mudah oleng ke keri ataupun kanan. Ada baiknya sesegera mungkin ganti long tie rod dan tie rod agar normal kembali, dan jangan lupa lakukan spooring agar roda kembali lurus.