Poptren.suara.com - Saat berbuka puasa, menjadi saat yang ditunggu-tunggu banyak orang yang menjalankan puasa. Salah satu minuman paling banyak disukai dan umum dinikmati adalah teh. Teh yang bisa dinikmati hangat ataupun dingin memang terasa segar di tenggorokkan, seolah semua rasa haus setelah seharian berpuasa, terangkat.
Tapi ternyata, kebiasaan minum teh saat berbuka puasa bukan hal yang disarankan. Beberapa laman kesehatan menuliskan dampak buruk minum teh ketika berbuka puasa, lima diantaranya ialah :
1. Bisa sebabkan sembelit
Teh mengandung teofilin yang bisa menyerap cairan pada tinja, terutama diminum saat perut kosong. Maka dari itu bisa sebabkan tinja mengeras dan sulit dikeluarkan dan berujung sembelit.
2. Bisa memicu naiknya asam lambung
Untuk orang-orang yang punya penyakit maagh, disarankan untuk tidak minum teh saat berbuka puasa. Kenapa ? Karena selama puasa lebih dari 10 jam, tubuh tidak menerima asupan makanan sama sekali. Kondisi tersebutlah yang mnyebabkan asam lambung naik.
Selain itu, dapat pula sebabkan gejala-gejala lain yang membuat tidak nyamna, seperti sendawa, rasa terbakar di dada, dan rasa tidak nyaman lainnya.
3. Meningkatkan gula darah
Minum teh manis saat berbuka puasa adalah kenikmatan yang luar biasa. Namun, terlalu banyak konsumsi gula juga tidak baik untuk tubuh karena bisa meningkatkan gula darah, membuat berat badan naik, dan tidak baik untuk kesehatan jantung.
Baca Juga: Cara Mudah Bersihkan Noda Kopi dan Teh pada Cangkir
4. Memperlambat penyerapan nutrisi
Kandungan tanin dalam teh bisa mengganggu penyerapan banyak mineral, termasuk zat besi, seng, dan kalsium, yang akibatnya tubuh bisa kekurangan mineral dan sebabkan berbagai masalah kesehatan.
5. Picu sulit tidur
Tidak hanya kopi, teh juga mengandung kafein, dimana kandungan kafein tersebut membuat tubuh waspada dan memperburuk kecemasan. Maka dari itu, minum teh ketika berbuka puasa akan membuat sulit tidur, sehingga mengganggu puasa. Karena selama berpuasa, tidur yang cukup adalah penting agar tubuh tetap sehat.