Poptren.suara.com - Vagina bau tidak sedap merupakan masalah yang sering terjadi pada wanita, terutama ketika mereka melakukan perjalanan jauh. Perjalanan jauh dapat menyebabkan kelelahan dan stres yang dapat mempengaruhi keseimbangan bakteri di dalam vagina.
Saat keseimbangan ini terganggu, dapat mengakibatkan pertumbuhan bakteri yang tidak normal dan menghasilkan bau yang tidak sedap.
Salah satu studi yang diterbitkan dalam jurnal "Sexually Transmitted Infections" pada 2003 menunjukkan bahwa perubahan dalam hormon stres kortisol dapat mempengaruhi keseimbangan bakteri dalam vagina dan meningkatkan risiko vaginosis bakterial.
Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal "Microbial Ecology in Health and Disease" pada 2015 menunjukkan bahwa tingkat stres yang tinggi dapat meningkatkan risiko infeksi vagina dan mengganggu keseimbangan flora bakteri normal.
Berikut adalah beberapa cara untuk mengatasi vagina bau akibat terlalu lama diperjalanan:
Ganti celana dalam secara teratur
Selama perjalanan jauh, pastikan untuk mengganti celana dalam secara teratur. Jangan menggunakan celana dalam yang terlalu ketat atau terbuat dari bahan sintetis karena dapat memicu pertumbuhan bakteri yang tidak normal.
Bawa tisu basah atau pembersih khusus vagina
Bawa tisu basah atau pembersih khusus vagina dalam tas Anda selama perjalanan jauh. Ini akan membantu menjaga kebersihan vagina dan menghindari pertumbuhan bakteri yang tidak normal.
Baca Juga: Mudik Jarak Jauh, Pengendara Motor Wajib Baca Ini
Minum banyak air
Minum banyak air selama perjalanan jauh dapat membantu menjaga kelembaban vagina dan mencegah kekeringan yang dapat menyebabkan bau yang tidak sedap.
Hindari penggunaan pantyliner yang terlalu lama
Hindari penggunaan pantyliner yang terlalu lama karena dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri yang tidak normal dan meningkatkan risiko bau tidak sedap pada vagina.
Jangan menggunakan parfum atau deodoran vagina
Hindari penggunaan parfum atau deodoran vagina karena dapat mengiritasi kulit dan memperburuk masalah bau yang ada.